Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Penambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia pada hari ini, 20 Juni 2021 sangat tinggi. Menurut data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 ada penambahan 13.737 orang dinyatakan positif Covid-19.
Angka tersebut rupanya masuk kategori rekor tertinggi sejak Pandemi Maret 2020. Menurut data Satgas Covid-19, angka paling tinggi pada 14 Januari 2021 yaitu penambahan 14.518 kasus dalam sehari.
Lalu rekor kedua pada 16 Januari 2021 penambahan kasus 14.224 dalam sehari, rekor ketiga pada 29 Januari 2021 dengan penambahan 13.802 dalam sehari. Lalu keempat pada hari ini 20 Juni 2021 dengan bertambahnya 13.737 kasus positif Covid-19 dalam sehari.
Total akumulatif sampai kini terdapat 1.989.909 orang terkonfirmasi positif terinfeksi virus Corona yang menyebabkan Covid-19 di Indonesia. Kemudian pasien sembuh bertambah 6.385 orang pada hari ini. Di Indonesia, total akumulatifnya ada 1.792.528 pasien sudah berhasil sembuh dan dinyatakan negatif Covid-19.
Sementara itu, kasus meninggal dunia pada hari ini bertambah 371 orang. Total akumulatif hingga saat ini terdapat 54.662 orang meninggal dunia di Indonesia akibat virus Corona yang menyebabkan Covid-19.
Dream - Kabar buruk dari penambahan kasus Covid-19 di Indonesia khususnya DKI Jakarta. Hari ini, 20 Juni 2021 mencetak rekor tertinggi di Jakarta sejak pandemi pada Maret 2020.
Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan pada Minggu 20 Juni 2021 penambahan kasus sebanyak 13.737 kasus. Ternyata ada tiga provinsi dengan kontribusi di atas 1.000 kasus.
Pertama, DKI Jakarta sebanyak 5.582 kasus. Angka ini juga merupakan rekor tertinggi bagi ibu kota. Sementara kesembuhan di Jakarta bertambah 2.457 kasus dan kematian bertambah 69 kasus.
Kemudian, Provinsi Jawa Tengah juga turut menyumbang angka kasus tertinggi pada hari ini sebanyak 2.195 kasus dengan bertambah 86 kasus kematian dan kesembuhan bertambah 154 kasus.
Provinsi ketiga dengan penambahan di atas 1.000 kasus yakni Jawa Barat dengan 2.009 kasus, kematian bertambah 62 kasus dan 973 kesembuhan.
Kementerian Kesehatan melaporkan penambahan kasus positif Covid-19 pada Minggu 20 Juni 2021 sebanyak 13.737 kasus. Dengan pertambahan ini, akumulasi kasus menjadi 1.989.909 kasus. Penambahan kasus positif berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 89.183 spesimen.
Sementara itu, kasus meninggal hari ini bertambah 371 kasus. Sehingga secara total 54.662 orang meninggal dunia akibat Covid-19. Pasien sembuh dari Covid-19 bertambah 6.385 kasus. Sehingga total, 1.792.528 orang Indonesia sudah sembuh dari Covid-19.
Kementerian Kesehatan juga mencatat terjadi peningkatan kasus aktif sebanyak 6.981 kasus menjadi 142.719 kasus. Sementara itu, masih ada 121.684 kasus suspek.
Laporan Yunita Amalia/ Sumber: Merdeka.com
Dream - Lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di Indonesia dalam beberapa hari terakhir mengundang sorotan pakar kesehatan AS, Faheem Younus.
Kepala Departemen Penyakit Menular Universitas Maryland, Amerika Serikat, ini membuat cuitan khusus mengenai kondisi Indonesia.
Faheem menyinggung data kenaikan kasus di Indonesia yang melonjak 67 persen. Selain itu, dia juga menyoroti munculnya kasus baru melebihi angka standar.
" 22 per 100 ribu kasus baru (seharusnya <5/100 ribu)," tulis Faheem di Twitternya, @FaheemYounus.
Tak hanya itu, dia juga menyoroti tingkat vaksinasi. Menurut dia, baru 6 persen populasi Indonesia yang sudah mendapatkan vaksin.
" Karena tingkat pengujian rendah, kasus aktual+kematian lebih tinggi. Covid tidak akan pergi hanya dengan berpura-pura tidak ada," tulis dia.
Kasus baru di Indonesia pada 17 Juni 2021 melonjak sangat tinggi mencapai 12 ribu kasus dalam sehari. Padahal sejak Maret 2021, angka kasus harian selalu berada di bawah 10 ribu.
COVID Surging in Indonesia
- 67% of peak and RISING
- 22 per 100,000 new cases (should be <5/100,000)
- Only 6% population vaccinated
Due to low testing, ACTUAL cases+deaths much higher
COVID won’t go away by pretending it doesn’t existhttps://t.co/jSTKsDMxbK pic.twitter.com/l3UAFR1XVL— Faheem Younus, MD (@FaheemYounus)June 17, 2021
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya