Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Polisi Tidur Berjejer Sampai 20 Baris Di Tangerang (Instagram @abouttng)
Dream - Polisi tidur di ruas Jalan Banyu Asih, Mauk, Kabupaten Tangerang, membuat jengkel warga. Tak tanggung-tanggung, polisi tidur itu dibuat sampai 20 baris. Alhasil, sejumlah warga berinisiatif membongkar polisi tidur tersebut karena dinilai berbahaya bagi pengendara.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @abouttng, terlihat sejumlah warga gotong royong membongkar barisan polisi tidur tersebut.
Polisi tidur tersebut rupanya dibangun atas permintaan dari ketua yayasan sebuah SD IT dengan alasan untuk mencegah terjadinya kecelakaan akibat banyak pengendara yang ngebut di jalan.

Namun, pembangunan itu tanpa koordinasi dengan pihak desa dan juga polisi. Polisi tidur itu dibangun pada Kamis, 23 Juni 2022, kemudian dibongkar pada Jumat, 24 Juni 2022 karena mendapat keluhan dari warga.
Tampak dalam video, sebagian polisi tidur itu melintang di seluruh badan jalan. Namun, ada juga yang melintang di setengah badan jalan.

Polisi tidur itu juga dibangun sangat berdekatan dengan tinggi tak sesuai standar. Karena hal tersebut para warga pun melaporkan kejadian itu ke pihak polisi.
Tak hanya warga, pihak kepolisian setempat juga hadir dan mengawasi proses pembongkaran polisi tidur tersebut.

" Atas permintaan kepolisian dan kelurahan, polisi tidurnya dihancurkan karna tidak sesuai standar di Banyu Asih, Tegal Kunir, Mauk, Kabupaten Tangerang," tulis pengunggah dalam caption.
Diketahui, pembongkaran itu dilakukan atas persetujuan Kades Banyu Asih, Camat Mauk dan Kapolsek Mauk. Kapolsek Mauk, AKP Yono Taryono mengatakan jika polisi tidur yang berjumlah 20 baris itu memiliki panjang 20 meter.
Unggahan itu pun sontak menuai beragam tanggapan di kolom komentar dari warganet.
" Ga ngotak yg bikin wkwkwk," tulis @cecepsukmafebriansyah
" Kasihan ibu yg lg hamil 🤰 klo lewat jalan kek gitu," tulis @don33_2
" ibu hamil lewat situ langsung ngelahirin," tulis @baihq.i
" Jalanan kalo udah banyak polisi tidurnya berarti udah sampe Tangerang🔥," komentar @_peach.unicorn
" Kasian buat ibu hamil yg lewat situ..," komentar @yani_chuwy.
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya