Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sumber: Instagram.com/vianooov
Dream - Polres Cimahi telah membentuk tim untuk menindaklanjuti peristiwa penganiayaan pengendara motor hingga kejang-kejang yang viral di media sosial.
" Sedang dilakukan penelusuran dan pendalaman terkait kejadian dan identifikasi terhadap pelaku dan korbannya," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Ibrahim Tompo, dikutip dari Liputan6.com, Kamis 20 April 2023.
Dia menambahkan, saat ini polisi masih mendalami dan telah menindaklanjuti kejadian tersebut. " Masih didalami, Polres Cimahi menindaklanjuti," tegasnya.
Sebelumnya, di media sosial beredar video aksi pemukulan yang menyebabkan seorang pemuda kejang-kejang. Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun Instagram @vianooov.

Dalam videonya, terlihat seorang pemuda yang tidak memakai helm menangis dan meminta maaf kepada pengendara motor lainnya yang sempat ia senggol.
Namun, kejadian tak sengaja itu justru menimbulkan emosi sehingga pemuda itu dihajar oleh pengendara motor yang disenggolnya.
“ Kejadian ini dipicu karna si korban menyenggol pengendara lain hingga korban berselisih.dan si korban sudah minta maff sambil menangis.tp si plaku tetap saja merasa kesal dan langsung menghantam si korban hingga kejang kejang,” tulis keterangan video tersebut.

Disebutkan bahwa kejadian ini terjadi di depan kantor BPJS Sangkuriang, Cimahi, Jawa Barat, pada Rabu 19 april rabu sekitar pukul 13:20 siang.
Saat seorang pemuda sudah terkapar di pinggir trotoar dan mengalami kejang-kejang, pengendara berompi cokelat itu masih tampak kesal. Bahkan ia terlihat menjambak pemuda yang diduga sudah dalam kondisi tidak sadar.
Melihat kondisi tersebut, beberapa orang yang berada di lokasi berusaha untuk melerai dan menyuruh pengendara untuk menghentikan aksinya itu.
“ Langsung kejang anak lagi puasa, Ditalapung (dipukul) kena trotoar .. udah minta maaf sampe nangis ga cukup ? astagfirullah,” tambah pengunggah video.

Usai diunggah, video ini pun menjadi viral dan menyulut berbagai tanggapan dari warganet di kolom komentarnya. Tak sedikit yang menjadi kesal melihat aksi pengendara menghajar pemuda tanpa belas kasihan itu.
“ kak minta tlong update di tiktok juga biar makin viral, jadi gampang ketangkepnya. di twitter jg kurang trending,” tulis akun @yunannia di kolom komentar.
“ Udeh keliatan mukaNye.... Jemput and proses hukum.... Jgn ada kata maaf,” tulis akun @_c_monk_.
“ Tangkap pelaku, proses hukum, jadikan contoh agar tidak teruang kejadian yg sama,” tulis akun @rathifzl.
“ Ga kebayang pas lebaran ada di sell tahan polisi @cimahipolres , pasti nyesel ya pak mukul orang sampe gitu?, ya rabb jauhkan lah kami dari sifat marah, nafsu dan emosional ketika berkendaraan, Aamiin,” tulis akun @ryanjulians.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya