Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Mobil Dinas Presiden Joko Widodo Mogok Di Tengah Jalan. (Foto: Setkab.go.id)
Dream – Sebagai pemimpin negara, seorang presiden pasti mendapatkan fasilitas dari pemerintah. Semuanya siap disediakan dan harus dalam kondisi terbaiknya. Namun, peristiwa mobil kepresidenan RI-1 yang mogok seolah mengubah anggapan itu.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama ini memang mendapat fasilitas mobil dinas dari pemerintah. Mobilnya tak sembarangan. Mercedez Benz S600 Pullman Guard. Namun, kendaraan dinas yang digunakan Jokowi ini kerap mogok.
Sekretaris Kabinet, Promono Anung, menceritakan mobil RI-1 yang digunakan Jokowi bukan hanya kali ini mogok. Mobil itu sudah empat kali `malas` diajak melaju.
“Total mogoknya empat kali. Kemarin, terakhir di Mempawah, Kalimantan Barat. Itu terjadi sebelum masuk ke Pontianak,” kata Pramono di Jakarta, dilansir dari setkab.go.id, Kamis 23 Maret 2017.
Walaupun sering mogok, Pramono mengatakan mantan gubernur DKI Jakarta ini tidak pernah mengeluh. Jokowi menganggap mobil yang berusia 10 tahun ini masih bisa digunakan.
“Presiden masih merasa mobil itu bisa digunakan,” kata dia.
Memang, Jokowi pernah disarankan untuk mengganti mobil dinasnya oleh Sekretaris Kabinet dan Sekretaris Negara. Tapi, dia lebih memilih untuk menggunakan mobil tersebut. Karena rusak, mobil keluaran 2007 ini akan diperbaiki.
Eks wali kota Solo ini juga sempat bertanya apakah ada mobil cadangan yang bisa digunakan sementara mobil dinas presiden diservis. “Ini menunjukkan Presiden kita itu penuh dengan kesederhanaan,” kata Pramono.
Sikap itu pula yang terlihat saat Jokowi berkunjung ke Jawa Timur. Saat mobil dinas ngadat, Jokowi memilih pindah ke mobil cadangan yang tidak layak menjadi mobil presiden.
“Demikian juga kemarin. Pada saat di Kalimantan Barat, mobil cadangannya juga sangat sederhana. Memang itulah presiden kita. Beliau masih belum mau (ganti mobil), ya, kami ikuti. Beliau, kan, begitu,” kata Pramono.(Sah)
Advertisement

Memahami Apa Itu MSCI dan Dampak Klasifikasi Indonesia Sebagai Standalone Market

Danantara Itu Apa Sih? Kenali Superholding dan Negara yang Sudah Duluan Mencobanya


Shopee 11.11 Big sale Hadir dengan Beragam Keseruan, Ini 5 Cara Menikmatinya

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?


Pawang Hujan Bisa Mendatangkan atau Mengusir Hujan? Ini Jawaban Sains