Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Satuan Polisi Pamong Praja Tengah Melakukan Pendataan (Merdeka.com/Imam Buhori)
Dream - Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta, menutup sementara kedai makan kekinian, Warunk Upnormal di Tebet pada Sabtu, 29 Agustus 2o2o. Penyebabnya, tempat makan tersebut dinyatakan melanggar protokol kesehatan.
" Benar, karena tidak mematuhi ketentuan protokol kesehatan Covid-19," ujar Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin, dikutip dari Liputan6.com.
Penutupan tersebut dijalankan berdasarkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 79 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.
Warunk Upnormal Tebet bukan satu-satunya tempat yang ditutup. Terdapat dua tempat lain di Tebet yang juga ditutup karena tidak patuh protokol kesehatan.
" Tiga restoran di kawasan Tebet Jakarta Selatan langsung dikenakan sanksi tutup sementara 1x24 jam dan dilakukan pemanggilan terhadap manajemen untuk pembinaan," kata Arifin.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia, mengatakan pada Sabtu kemarin, kasus baru Covid-19 di Jakarta sebanyak 888 orang. Sehingga, total kasus positif terkonfirmasi Covid-19 di Jakarta sudah sebanyak 38.166 orang, dengan 29.768 orang dinyatakan sembuh.
" Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 7.226 orang yang masih dirawat atau isolasi," ucap Dwi.
Sementara, 1.172 orang meninggal dunia akibat Covid-19. Tingkat kematian di Jakarta saat ini mencapai 3,1 persen.
Sedangkan persentase kasus positif dalam sepekan terakhir di Jakarta sebanyak 8,9 persen.
Sumber: Liputan6.com/Ika Defianti.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya