Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Wanita Ini Dianggap Tidak Peka Terhadap Korban Bencana Topan Meranti (shanghaiist.com)
Reporter wanita Xiamen TV dianggap merusak citra jurnalis.
Dream - Seorang reporter wanita stasiun harus menanggung akibat dari tindakannya yang dianggap tak profesional. Dia tertangkap kamera berpenampilan kurang peka saat mewawancarai relawan bencana Topan Meranti.
Reporter dari stasiun televisi Tiongkok, Xiamen TV tersebut terlihat mengenakan kacamata hitam, tas tangan, dan payung untuk melindunginya dari sinar matahari.
Padahal si reporter saat itu tengah meliput korban Topan Meranti yang merupakan badai terkuat tahun ini dan membuat jalanan di sejumlah kota Tiongkok terendam pasir. Bencana ini menyebabkan ribuan orang kesulitan mendapatkan air bersih.
Foto reporter tersebut tersebar melalui media sosial Weibo. Banyak netizen menyebut reporter itu tidak peka terhadap situasi.
Sejumlah jurnalis pun sepakat dengan pendapat para netizen. Mereka kemudian mendesak perusahaan memberikan hukuman kepada reporter wanita tersebut.
Desakan itu dipenuhi Xiamen TV. Perusahaan itu kemudian menskor reporter wanita itu dengan alasan telah merusak citra jurnalis serta memberikan dampak negatif kepada masyarakat.
Keputusan itu mendapat respon positif dari netizen.
"Bravo untuk perusahaan ini! Jurnalis perlu belajar menunjukkan kepekaan mereka kepada orang-orang," tulis salah seorang netizen.(Sah)
(Sumber: shanghaiist.com)