Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Foto Ilustrasi
Dream - Dalam upaya menarik minat dari seluruh lapisan masyarakat, Inggris mengumumkan rencana meningkatkan jumlah tentara dari kalangan muslim.
Keputusan itu diambil di tengah kekhawatiran atas rendahnya keterwakilan minoritas di angkatan bersenjata negara tersebut.
" Prioritas tertinggi saya adalah memastikan kami terus memiliki personel terbaik di seluruh angkatan bersenjata kami," kata Jenderal Sir Nicholas Carter, Kepala Staf Umum Militer Inggris kepada BBC dikutip OnIslam.net, Selasa 10 Februari 2015.
Ditambahkan Jenderal Carter, rekrutmen yang dilakukan berasal dari segala golongan dan komunitas, termasuk kulit hitam, keturunan Asia, dan anggota minoritas lainnya. Namun selama ini semuanya belum mencukupi kebutuhan ideal militer Inggris.
" Nilai-nilai dan standar kami sesuai dengan dengan masyarakat ini dan ada banyak kesamaan yang kita dapat untuk memperluas basis perekrutan kami."
Menurut Jenderal Carter, jumlah muslim, yang mewakili 4,4 persen dari populasi Inggris, hanya 0,45 persen dari seluruh angkatan bersenjata Inggris.
Di sisi lain, rekruitmen kulit hitam, keturunan Asia dan anggota minoritas lainnya jumlahnya lebih dari 10 persen dari 87 ribu personel reguler di militer Inggris.
" Tentara harus berasal dari seluruh lapisan agar didapat rekruitan terbaik," kata Jenderal Carter.
Hasil sensus resmi menyebutkan jumlah Muslim Inggris hampir 2,7 juta orang.
Pada 2011, lembaga think tank Demo menemukan bahwa umat Islam di Inggris lebih patriotik daripada seluruh penduduk.
Untuk meningkatkan keterwakilan minoritas di angkatan bersenjata Inggris, telah diluncurkan jadwal perekruitan bulanan secara nasional.
" Sangat penting bahwa muslim dan minoritas lain tahu bahwa jajaran senior berada di pihak mereka dan berdiri di sisi mereka," kata Jenderal Sir David Richards, mantan kepala militer Inggris, kepada The Independent.
Imam Asim Hafiz, penasihat agama Islam sekaligus staf pertahanan Inggris, memuji pendekatan militer negara tersebut yang memberi kesempatan bagi minoritas.
" Keragaman adalah salah satu kekuatan terbesar bangsa kita dan itu militer telah menjadikannya sebagai modal."
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi