Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (http://thenewinquiry.com/)
Sisa Abu Daooh mengatakan penyamaran itu untuk mendapat pekerjaan. Selain itu, juga untuk menjaga anaknya dari gangguan orang lain.
Dream - Seorang ibu di Mesir menyamar sebagai pria selama 43 tahun. Penyamaran itu dilakukan demi menghidupi anak perempuannya.
Dikutip Dream dari laman Emirates 24l7, Senin 12 Januari 2015, perempuan itu mengunakan nama Sisa Abu Daooh.
Sisa Abu Daooh menuturkan kisah itu dalam acara televisi `Ma’akum` (Denganmu), yang dibawakan presenter Mona Al Shadouly di CBC channel.
Dalam acara itu, dia mengatakan penyamaran itu untuk mendapat pekerjaan. Selain itu, juga untuk menjaga anaknya dari gangguan orang lain.
Selama penyamaran empat dekade itu, perempuan yang kini berusia 70 tahun itu berdandan layaknya lelaki. Sehingga, saat ini dia merasa tak nyaman mengenakan pakaian perempuan.
Dalam acara itu pula, Sisa Abu Daooh mengaku hanya mengenakan pakaian perempuan saat berjalan-jalan menggunakan identitas dan paspor perempuan. (Ism)