Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mendiang KH Abdurrahman Wahid, Gus Dur, Saat Menunaikan Sholat Zhuhur Di Jakarta. (Foto: AP Photo/Muchtar Zakaria)
Dream - Mendiang KH Abdurrahman Wahid, tenar dengan sapaan Gus Dur, diceritakan pernah membuat para pemuka agama Yahudi menitikkan air mata. Kejadian itu terekam saat Gus Dur berpidato menggunakan bahasa Ibrani tanpa teks.
Kisah para Rabi Yahudi menangis oleh pidato Gus Dur itu dikisahkan Pengasuh Pondok Pesantren Raudhatul Muhibbin Caringin, Bogor, Jawa Barat KH M. Luqman Hakim.
“ Dulu Gus Dur malah jadi pembicara utama Kongres Yahudi di Israel,” ungkap Kiai Luqman, dikutip Dream dari laman NU Online, Kamis, 21 Juni 2018.
Kisah tersebut diceritakan KH M Luqman lewat akun twitter pribadinya @KHMLuqman menanggapi polemik ramainya KH Yahya Kholil Staquf atau Gus Yahya yang menjadi pembicara di American Jewish Committee (AJC) Global Forum di Yerusalem beberapa waktu lalu.
Kiai Luqman menceritakan para pemuka agama Yahudi memberikan tepuk tangan panjang usai pada Gus Dur menyampaikan pidatonya. Bahkan dikatakannya, tepuk tangan itu merupakan yang terpanjang di dunia karena berlangsung selama 15 menit.
“ Dakwah kemanusiaan yang dahsyat,” ujar Kiai Luqman.
Tak hanya Gus Yahya, keberangkatan Gus Dur ke Israel kala itu juga mendapat penolakan. Bahkan, tentangan itu berasal dari dalam NU sendiri. Menurut Kiai LUqman, para kiai NU meminta Gus Dur mengurungkan niatnya karena konflik Israel dan Palestina sedang memanas.
“ Tapi efeknya mengejutkan dan positif bagi dunia Islam. Pemikirannya yang mendunia membuat dia diangkat jadi Presiden Perdamaian Agama Samawi,” jelas Kiai Luqman.
Baca kisah selengkapnya di sini
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya