7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kyai Hasyim Muzadi Diapit Kyai Mahrus Amin Dan Kyai Tidjani Djauhari (Sumber: Kwarnas Gerakan Pramuka)
Dream - KH Hasyim Muzadi telah meninggalkan banyak kenangan bagi bangsa Indonesia. Mantan Ketua Umum PBNU itu telah menorehkan tinta emas di dunia Islam dan politik.
Tetapi, tak banyak yang tahu, dulunya Hasyim dikenal punya jejak karier di dunia Kepanduan. Dalam arsip milik Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, tampak foto Kiai Hasyim yang masih kanak-kanak.
Dalam foto arsip yang tercatat di tahun 1957, Hasyim tampak mengenakan seragam Kepanduan Pondok Modern Gontor. Hasyim tampak berfoto bersama dua pendiri pesantren lainnya.
Dalam foto itu, ada sejumlah anggota Pramuka yang berfoto. Tiga duduk di bagian depan. Tujuh lainnya berdiri berderet di bagian belakang. Mereka bergandengan tangan.
Ada tiga anggota Pramuka yang diberi angka. Dan Kiai Hasyim kecil, pada foto itu, bernomor tiga.

Hasyim berfoto bersama KH Mahrus Amin, salah seorang pendiri dan pimpinan pondok pesantren Darunnajah, Ulujami, Jakarta, dan KH Tidjani Djauhari, pendiri pondok pesantren Al-Amien Preduan, Madura.
Menurut Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault, Kiai Hasyim merupakan sosok ulama besar Indonesia yang punya sikap negarawan.
" Kiai yang negarawan. Beliau mengatakan begini yang saya ingat, 'kiai itu mempermudah yang sulit. Kadang-kadang intelektual justru mempersulit hal yang mudah. Oleh karena itu, jadilah kiai yang intelektual, intelektual yang kiai'," kata Adhyaksa.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?