Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Dream - Bagi setiap Muslim, dianjurkan untuk mengucap salam tatkala bertemu orang lain. Siapapun orangnya, dekat atau tidak, ucapkanlah salam demi mempererat silaturahim.
Tetapi, ada sebagian dari kita yang merasa tidak perlu mengucap salam kepada sesama Muslim. Sebabnya hanya lawan bicaranya bukanlah dari golongannya.
Lantas, bagaimana perilaku seperti ini dipandang dalam ajaran Islam?
Dikutip dari laman rumaysho, terdapat sejumlah hadis riwayat Imam Bukhari terkait permasalahan ini. Salah satu hadis tersebut sanadnya dari Abdullah bin 'Amr RA.
Ada seseorang bertanya pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengenai Islam bagaimana yang baik. Beliau menjawab, " Memberikan makan (pada orang yang membutuhkan), serta mengucapkan salam pada orang yang dikenal dan yang tidak dikenal" .
Juga riwayat Bukhari yang sanadnya dari Abu Ayyub RA.
Dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, " Tidak halal bagi seorang muslim memboikot saudaranya lebih dari tiga hari. Jika bertemu, keduanya saling cuek. Yang terbaik di antara keduanya adalah yang memulai mengucapkan salam" .
Ini hanya sebagian dari riwayat Imam Bukhari yang digolongan dalam bab Salam Kepada yang Dikenal dan yang Tidak Dikenal dalam kitab Shahihnya. Masih ada beberapa hadis riwayat Imam Bukhari yang menjelaskan persoalan ini.
Dari hadis-hadis tersebut, dapat ditarik kesimpulan mengenai pentingnya mengucap salam kepada sesama Muslim baik dekat maupun tidak, bahkan dikenal atau tidak. Karena salam tidak sekadar sapaan, melainkan juga bentuk sikap rendah hati (tawadhu').
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia



Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya