Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Kapten CHK Yulian Azhari Juara Seleksi Tilawatil Quran Se-Jayapura (tniad.mil.id)
Dream - Menjaga keamanan negara menjadi tugas utama bagi setiap anggota TNI. Tetapi, tugas itu tidak menghalangi seorang tentara mengukir prestasi di bidang lain. Terutama di bidang keagamaan.
Adalah Kapten CHK Yulian Azhari, anggota Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG Yonif 323/R ini meraih Juara II Seleksi Tilawatil Quran Tingkat Kota Jayapura, Papua, yang digelar di GOR Waringin. Ia menjadi pemenang kategori dewasa.
Dikutip Dream.co.id dari laman tniad.mil.id, Minggu 12 April 2015, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 323/R bermarkas di Kelurahan Koya Timur, Distrik Muara Tami. Mereka memiliki kegiatan penunjang seperti pembinaan kegiatan keagamaan di sana.
Dalam satuan ini memang terdapat beberapa anggota yang memiliki ketrampilan dalam seni membaca Alquran. Sehingga, ketrampilan tersebut digunakan untuk mendampingi masyarakat dengan membuat kegiatan bimbingan dan pelatihan seni baca Alquran di Masjid Raya Miftahul Amal.
Upaya tersebut berbuah manis. Selain Kapten CHK Yulian, sejumlah santri pembimbingan tersebut juga meraih juara pada perlombaan yang sama.
Kisah ini bermula dari kegelisahan Lurah Koya Timur, Supriyanto, lantaran kelurahan yang dipimpinnya tidak pernah mendapat juara pada perlombaan tahun-tahun sebelumnya. Ia kemudian berkenalan dengan Kapten CHK Yulian dalam pengajian akbar di Masjid Miftahul Amal.
Dari obrolan antara keduanya, Kapten CHK Yulian menceritakan di kesatuannya banyak anggotanya yang mahir membaca Alquran. Gayung bersambut, Supriyanto memanfaatkan kesempatan itu dan meminta Kapten CHK Yulian menjadi pembimbing anak-anak dalam belajar seni membaca Alquran.
Alhasil, sejumlah juara berhasil diraih. Kegiatan bimbingan ini kini menjadi kegiatan rutin bagi Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 323/R dalam menjalin koordinasi dengan masyarakat.