KH Abdurrahman Wahid
Dream - Jika tak ada aral melintang, tokoh Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus mantan Presiden Indonesia, KH Abdurrahman Wahid bakal diaugerahi gelar pahlawan nasional pada tahun ini. Gelar untuk ulama yang akrab dipanggil Gus Dur ini kemungkinan diberikan pada Agustus 2015.
Mengutip laman nu.or.id, kemungkinan tersebut disampaikan Menteri Sosial, Khofifah Indarparawansah saat menyambangi Taman Makam Nasional di Komplek Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.
" Sebenarnya untuk Gus Dur ini tahun lalu sudah bisa, karena proses pencalonan beliau sudah selesai di TP2GP," ujar Khofifah seperti dikuti Dream, Senin, 6 April 2015.
Menurut Khofifah, proses pencalonan pahlawan nasional untuk Gus Dur telah selesai di Tim Peneliti dan Pengkajian Gelar Pahlawan (TP2GP) pusat. Selanjutnya kementeriannya akan melanjutkan usulan itu kepada Dewan gelar Pahlawan nasional yang diketuai Menkopolhukam.
" Kalau sudah selesai di Dewan Kepahlawan Nasional akan diserahkan Presiden, dan biasanya penganugerahan pahlawan diberikan sebelum tanggal 10 Nopember," ujar Khofifah.
Sementara itu Direktur Kepahlawanan, Perintisan dan kesetiakawanan sosial, Andik Hanindito menambahkan Gus Dur masuk dalam enam nama tokoh yang diusulkan mendapat gelar pahlawan nasional. Bersamaan dengan Gus Dur terselip nama jendral (purn) Sarwo Edi Wibowo, mertua mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
" Soal waktu itu tergantung kelengkapan data yang disampaikan pengusul atau TP2GP dari daerah. Biasanya yang data yang kurang itu adalah bukti otentiknya riwayat perjuangan karena hal itu aka nada uji dan keabsahan," tandasnya. (Ism)
Advertisement
Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Review Timbangan Digital MODENA Smart Body Scale untuk Tracking Progress Diet selama Ramadan


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Mengenal Gini Index: Angka untuk Menghitung Ketimpangan Pendapatan

Tembus 21 Juta Views, “Kasih Aba-Aba 2.0” Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok untuk Sambut Shopee 9.9
