Wanita Melamar Pria, Begini Cara yang Syar'i

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 30 Maret 2018 06:01
Wanita Melamar Pria, Begini Cara yang Syar'i
Wanita dibolehkan melamar pria apabila bermaksud punya suami yang dipandang baik.

Dream - Lamaran atau khitbah memang lazimnya dilakukan oleh seorang pria. Caranya, pria tersebut mendatangi wali seorang wanita dan menyatakan niatnya ingin menikah.

Tetapi, khitbah ternyata juga boleh dilakukan oleh wanita kepada seorang pria. Misalnya karena melihat perilaku pria yang terpuji, wanita itu menyampaikan maksud untuk menjadi istrinya.

Nah, jika ada wanita ingin melamar seorang pria, hal ini bisa dilakukan menyesuaikan kondisi masyarakat sekitarnya. Jika dilihat secara syar'i, hanya ada dua cara.

Cara pertama yaitu menawarkan diri langsung kepada pria yang diinginkan. Cara ini pernah terjadi di zaman Rasulullah Muhammad SAW, yang tertuang dalam hadis riwayat Bukhari, dari Sahl bin Sa'd.

Seorang wanita datang kepada Rasulullah dan menawarkan diri untuk dijadikan istri. " Ya Rasulullah, saya datang untuk menawarkan diri agar engkau nikahi." Rasulullah Muhammad SAW kemudian memperhatikan wanita itu, namun tidak menunjukkan keinginan untuk menikahinya. Wanita itu duduk menunggu, lalu datang seorang sahabat, " Ya Rasulullah, jika engkau tidak berkehendak untuk menikahinya, maka nikahkan aku dengannya."

Pada lanjutan hadis di atas, Rasulullah meminta sahabat tersebut mencari mahar meskipun hanya berupa cincin besi.

Ibnu Hajar Al Asqalani dalam kitab Fathul Majid menyebutkan wanita yang menawarkan diri kepada Rasulullah tidak hanya satu. Dalam kitab tersebut, disebutkan beberapa nama seperti Khaulah binti Hakim, Ummu Syuraik, Fatimah bin Syuraih, Laila binti Hatim, Zaenab binti Khuzaemah, dan Maemunah binti Harits.

Cara kedua, melalui perantara yang amanah. Bisa lewat ayahnya, ibunya, keluarganya, atau temannya.

Cara ini dilakukan oleh sahabat Umar bin Khattab RA ketika putrinya, Hafshah, selesai menjalani masa iddah usai ditinggal mati suaminya. Umar sempat menawarkan putrinya kepada Usman bin Affan RA, lalu ke Abu Bakar As Shiddiq RA.

Cara yang sama juga pernah dilakukan Khadijah RA kepada Rasulullah Muhammad SAW. Khadijah menyampaikan lamaran melalui temannya, Nafisah binti Maniyah.

Selengkapnya...

Beri Komentar