Staf PBB Mogok Kerja Karena Potongan Gaji (Foto: Shutterstock)
Dream - Staf kantor Peserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa, Swiss menggelar mogok kerja pada Jumat, 16 Maret 2018. Para staf kompak menghentikan aktivitas bekerjanya setelah gaji yang diterima selama ini dipotong.
Dilaporkan Anadolu Agency, lebih dari seribu staff PBB mendukung aksi pemogokan tersebut. Sedangkan 200 staf PBB lainnya menentang keputusan tersebut pemogokan tersebut.
Akibat pemogokan tersebut, banyak konferensi dan panel penting di PBB dibatalkan. Pertemuan Dewan HAM PBB ke-37 yang berlangsung sejak 26 Februari 2018 bahkan terpaksa ditunda hingga minggu depan.
Sekitar 9.500 anggota staf di Jenewa yang berpartisipasi dalam aksi mogok kerja memprotes kondisi kerja yang memburuk dan pemotongan gaji.
Aksi mogok kerja tersebut gempar saat staf PBB menerima slip gaji pertama mereka yang menunjukkan pemangkasan gaji sebesar 3,5 persen.
Dikabarkan pemangkasan itu akan meningkat hingga lima persen.
(Sah)
Advertisement

Penelitian Ungkap Kebiasaan Screen Time Menggunakan Media Sosial Bisa Sebabkan Jerawat pada Remaja

Tak Hanya Indonesia, Ini Negara yang Juga Merayakan 17 Agustus sebagai Hari Kemerdekaan

Benarkah Iskandar Zulkarnain dan Alexander the Great adalah Orang yang Sama?

Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi agar Tetap Berenergi tetapi Tidak Mengganggu Tidur?

Mengenal Hypersensitivity Pneumonitis, Radang Paru-Paru akibat Paparan Debu dan Jamur

Ketika Matahari Seolah Menghilang: Tahun Tanpa Musim Panas yang Pernah Mengubah Dunia

Pentingnya Menunjukkan kepada Anak seperti Apa Pekerjaan Orang Tua