Muslimah di Panggung Dunia

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 11 November 2015 19:46
Muslimah di Panggung Dunia
Mereka membuat banyak orang kagum dengan Islam. Bacah kisah 3 wanita ini.

Dream - Mari melihat panggung di Washington ini. Seorang wanita menyeruak dari balik tirai. Dengan segera disambar kelebat lampu kamera. Suara jepretan seperti sahut menyahut. Klak-klik. Klak-klik. Berkali-kali, seperti sebuah perlombaan. Seperti tidak mau kehilangan waktu.

Di negeri Barack Obama yang mengkilap itu, panggung seperti ini sudahlah lazim. Yang tidak biasa adalah busana si wanita cantik, yang terus-terusan dibidik para juru foto itu.

Wanita itu berbusana batik. Bercorak ungu. Dipadu dengan kerudung hitam, yang menutup wajahnya yang teduh itu, dia seperti menginterupsi kecenderungan busana dunia yang doyan terbuka. Serba kelihatan. Dipertontonkan hingga ke bagian yang dirahasiakan.

Berjalan di catwalk, dia memiliki hampir semua alasan untuk sumringah. Orang-orang bertepuk tangan sembari berdiri. Memberi sanjungan. Siapa pun akan “ melayang” disambut standing ovation yang meriah seperti itu.

Dan bintang yang benderang di atas panggung itu adalah Dian Pelangi. Perancang muda asal Indonesia. Besutannya sudah dipakai banyak pesohor di negeri ini. Laris manis dikalangan pemakai hijab. Secara bisnis sudahlah berkibar.

Semenjak beberapa tahun lalu, dia merangsek ke sejumlah Negara. Sejumlah model yang pada Oktober 2014 berlenggak-lenggok di Washington itu, dibalut rancangannya. Para pecinta fashion yang berduyun ke DC Fashion Show itu terpukau melihat hasil karyanya.

Sanjungan datang dari banyak orang. Juga dari para pebisnis. " Rancangannya sangat menakjubkan, karya kelas dunia," begitu pujian Nissa Muhammad, perwakilan Areej Fashion yang juga sangat terpukau dengan karya-karya Dian.

Dengar juga kesaksian Hellena berikut ini. " Saya sangat suka dengan tampilannya yang modis dan berbeda," katanya. Hellena adalah warga Amerika Serikat. Seorang pemburu busana. Dan mengikuti setiap perubahan para perancang yang dikaguminya, di seluruh dunuia.

Hellena sudah menjadi pengikut Dian Pelanggi semenjak 5 tahun lalu. Dia memantau lewat akun Instagram." Saya benar-benar jatuh cinta dengan rancangannya. Sangat baru, sangat dinamis, dan kaya warna," timpal sahabat Helenna seperti dilaporkan oleh VOA.

*****

Lahir di Pekalongan Jawa Tengah, Dian Pelangi menembus dunia lewat fashion hijab. Sebelum manggung di Washington itu, dia sudah melenggang di peragaan busana di London, Paris, Jerman, Belanda, Dubai, Mesir, Kuwait, dan Yordania. Dan dia selalu saja disanjung penonton.

Di Jakarta, wanita yang tampil perdana di acara fashion show pada usia 18 tahun itu, sudah tampil di berbagai ajang penting. Hampir tidak pernah absen dari Jakarta Fashion Week (JFW) yang sangat bergengsi itu. Dan dia selalu panen pujian.

Rancangan besutan Dian juga dipuji sejumlah media fashion dunia. Wanita yang pernah mengenyam pendidikan SMK itu, misalnya, pernah muncul sebagai karikatur di halaman cover Business of Fashion (BoF) 500. Inilah penobatan 500 orang paling berpengaruh di industri fesyen dunia.

Karikatur Dian bersanding bersama para pesohor dunia fesyen. Sebut saja Gigi Hadad, yang melambung namanya di jajaran top model dunia. Ada juga Oliveir Rousteing dari rumah mode Balmain. Terus ada juga Kevin Systrom, yang menjadi salah satu pendiri Instagram.

(Baca: Dian Pelangi, Pembaharu Mode Muslimah Dunia)

BoF mendaulat Dian sebagai ikon budaya pop. Budaya baru yang mewakili generasi muda. Pemilik 2,5 juta follower Instagram ini, disebut punya pengaruh besar membawa busana muslim ke panggung dunia. Sesuatu yang tentu saja memerlukan dedikasi yang kuat.

Dia juga menjadi salah satu tokoh, yang membuat busana Muslim menjadi lebih kalem." Dengan insting bermain warna dan paduan tradisional-modern, Dian Pelangi mengubah model busana muslim yang cenderung kalem," puji BoF 500.

Dan kita tentu saja patut berbangga. Meski dirubung banyak kekurangan, bangsa ini terus melahirkan sejumlah anak muda yang cemerlang. Selain Dian banyak juga hijaber yang menorehkan prestasi. Wanita-wanita ini disebut mampu mengubah presepsi dunia tentang Islam. Membuat banyak orang kian kagum dengan Islam.

Marilah kita membahas Dato' Siti Nurhaliza binti Tarudin. Kita mungkin lebih mengenalnya dengan nama Siti Nuhaliza. Siapa yang tak mendayu hatinya saat mendengar suara emas musisi negeri jiran Malaysia ini. Suara merdunya mudah dikenali. Membuat lagu Melayu kian dicintai banyak orang.

Nama Siti Nurhaliza masuk daftar The World's 500 Most Influental Muslim edisi 2016. Ini adalah daftar sosok muslim paling berpengaruh di jagat raya ini. Siti bersanding bersama sejumlah nama besar dari presiden, ekonom, hingga alim ulama berpengaruh dunia.

Dalam buku tahunan yang terbit perdana pada 2009 itu, Siti dinilai berkontribusi besar pada perkembangan kesenian. Kemenangan di beragam penghargaan musik, membuat namanya dianggap pantas masuk Muslim500.

Bukan cuma modal suara. Juga bukan karena kecantikan belaka. Semenjak namanya melambung di blantika musik, Siti banyak terlibat dalam sejumlah kegiatan amal. Keterlibatan Siti memudahkan sejumlah lembaga amal mencari donasi. Namanya sudah jadi jaminan.

(Baca: Hijab `Si Cindai` untuk Dunia)

Para muslimah, yang mencorong namanya di jagat dunia, tidak hanya datang dari negeri yang mayoritas penduduknya Muslim. Juga bukan di dunia hiburan dan feysen saja. Tapi juga dari panggung yang lain, bahkan dari dunia militer yang dikenal keras.

Lihatlah Mona Shindy. Tiga garis kuning di pergelangan pakaian dinasnya menunjukan dia seorang perwira. Shindy memang seorang kapten di Angkatan Laut Australia.

Shindy adalah dewi perdamaian diantara para serdadu Negeri Kangguru itu. Dialah peraih Telstra NSW Business of the Year 2015. Mona berjasa memelihara toleransi antarpemeluk beragama di kesatuannya. " Saya ingin orang-orang yakin pada diri mereka sendiri tanpa rasa takut atau diskriminasi dan menghormati pandangan serta kontribusi mereka," lanjut Shindy.

*****

Dian Pelangi, Siti Nuhaliza, dan Kapten Mona Shindy, hanyalah tiga contoh dari begitu banyak para muslimah yang berpengaruh di dunia yang banyak direkam media pada 2015 ini.

(Lihat: INFOGRAFIS: MUSLIMAH BERPRESTASI DUNIA)

Sebelummnya, dunia sudah mengenal Malala Yousafzai. Gadis belia yang menggenggam Nobel Perdamaian 2014. Juga ada Hadziali, muslimah pertama yang menjadi menteri di Swedia. Atau Dalia Mogahed sebagai orang kepercayaan Presiden AS, Barack Obama.

Mereka adalah para muslimah, yang mendobrak persepsi masyarakat dunia terhadap dunia Islam dan kaum muslimah. Saadi Zahidi, Direktur Senior di Forum Ekonomi Dunia (WEF) menyebutkan bahwa peran kaum muslimah belakangan ini memang kian mencorong dan mempengaruhi jalannya dunia.

Saadi yang pernah membuat proposal Womenomics in the Muslim World itu menyebut kebangkitan negara berkembang dan negara Timur Tengah membuat jejak kaum muslimah semakin mengkilap.

Silahkan membayangkan, jumlah penduduk muslim dunia itu mencapai 1,6 miliar orang. Sekitar seprempat populasi dunia. Kontribusinya pada ekonomi dunia juga mencapai 16 persen. Dengan pertumbuhan 6 persen per tahun.

Dari jumlah penduduk muslim sebanyak itu, 800 juta diantaranya adalah perempuan. Banyak yang berharap mereka berkontribusi bagi dunia. Siti Nurhaliza dan Dian Pelangi, adalah dua dari begitu banyak wanita muslim, yang sudah menjawab harapan itu.

 

Beri Komentar