Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Tim Badminton Indonesia Saat Berangkat Menuju Birmingham Untuk Laga All England (badmintonindonesia.org)
Dream - Kontingen badminton Indonesia dipaksa mundur dari kejuaraan tingkat dunia All England di Birmingham, Inggris. Keputusan itu dibuat penyelenggara setelah ditemukan seorang penumpang yang positif Covid-19 di pesawat yang mengangkut tim badminton Indonesia
Manajer tim badminton Indonesia, Ricky Subagja, menyatakan kabar ini sangat mendadak sehingga cukup mengejutkan. Ricky langsung diberitahu panitia saat di lapangan, bersamaan dengan laga ganda putra Ahsan/Hendra sedang berjalan.
" Panitia langsung menyampaikan kepada saya bahwa tim Indonesia harus menarik diri dari panitia," ujar Ricky dalam video yang diunggah di akun YouTube dan Twitter resmi PBSI, @INABadminton.
Pemicunya, kata Ricky, ada satu email yang dikirimkan Pemerintah Inggris kepada tim Indonesia. Selain Indonesia, 19 tim dari negara lain juga mendapatkan email serupa, yang mengharuskan isolasi selama 10 hari.
" Ini sempat dipertanyakan, tadi saya juga dengan panitia All England, kenapa bisa sampai dengan 10 hari dan memang ada email, sementara memang ada beberapa dari kita yang tidak mendapatkan email," kata dia.
Setelah mendapatkan informasi tersebut, tim Indonesia langsung berkemas dan diantarkan panitia menuju hotel. Termasuk pasangan Ahsan/Hendra yang sedang bertanding.
Ricky mengaku sempat mempertanyakan masalah ini ke pihak Badminton World Federation (BWF). Sayangnya, BWF juga menyatakan tidak bisa berbuat banyak.
" Karena mereka menyampaikan aturan daripada Pemerintah Inggris," kata dia.
Masalah ini juga langsung disampaikan Ricky ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Inggris. Lewat KBRI, Ricky meminta kejelasan aturan yang diberlakukan di Inggris terkait penanganan Covid-19.
Sementara, kata Ricky, kewajiban isolasi 10 hari tersebut ternyata karena penerbangan Turkish Airlines dari Istanbul, Turki, menuju Birmingham, Inggris. Berdasarkan informasi yang dia dapatkan dari panitia All England, ada satu penumpang pada penerbangan tersebut yang dinyatakan positif Covid-19 namun bukan bagian dari tim Indonesia.
" Dampaknya justru ke kita karena satu penerbangan," terang Ricky Subagja.
Ricky juga sempat menanyakan siapa orang yang dinyatakan positif tersebut namun lagi-lagi panitia tidak dapat memberikan penjelasan. Dia pun mengatakan tidak ada satupun tim Indonesia yang mengetahui subjek tersebut.
" Tentu kita sangat-sangat dirugikan," ucap dia.
Lebih lanjut, Ricky menegaskan tim Indonesia berangkat dari Tanah Air hingga tiba dan berlaga di Birmingham dalam kondisi sehat. Hasil tes swab seluruh personel tim Indonesia juga menyatakan negatif Covid-19.
" Tapi ini karena menurut email yang diberikan, ini hanya karena penerbangan dari Istanbul ke Birmingham. Terakhir dites, tim Indonesia ini negatif," kata dia.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Penjelasan Ricky Soebagdja selaku manajer tim terkait mundurnya tim Indonesia dari All England. Simak di Youtube:https://t.co/GGgI79ZlsW
— BADMINTON INDONESIA (@INABadminton)March 17, 2021
Keputusan pihak penyelenggara yang meminta tim bulu tangkis Indonesia mundur disambut kemarahan netizen di Indonesia. Laman Twitter ramai dengan tanda pagar (Tagar) yang mengungkapkan kekecewaan penggemar Badminton di Tanah Air.
Beberapa tagar yang sempat memuncaki laman Twitter Indonesia di antaranya #SHAMEONYOU, #BWFFMustResponsible, #Dipaksa, dan #AllEngland.
Semua netizen menyuarakan kekecewaan kepada induk organisasi bulu tangkis dunia, BWF, yang dinilai tak adil terhadap tim Indonesia.
" saatnya Indonesia bersatu #BWFMustBeResponsible Shame on You
@YonexAllEngland#SaveBadminton," komentar akun Zandamai.
" Speechless. sangat menyayangkan, belum bisa melihat kevin/marcus on court, teriakannya, bola2 ajaibnya, tos2nya, rally panjang yg kohsinyo totalitas bgt sampe jatuh kiri kanan depan blkg, permainan kevin depan net, psywarnya. shame on you @YonexAllEngland," akun @Diandaee ikut menimpali.
Ada pula yang menyatakan ketidakadilan dari penyelenggara All England karena memperlakukan hal berbeda pada tim yang lain.
" Sementara atlet ada yg hasilnya positif dikasih benefit of doubt dengan retest, Indonesia langsung yg jelas hasilnya negatif langsung disuruh mundur," komentar akun @megalomaniaAZ.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan