Berhadats Saat Sedang Tawaf, Harus Bagaimana?

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 18 Juli 2019 20:00
Berhadats Saat Sedang Tawaf, Harus Bagaimana?
Tawaf mensyaratkan dalam keadaan suci.

Dream - Saat melaksanakan haji dan umroh, prosesi tawaf harus dikerjakan. Amalan dengan mengelilingi Kabah melawan arah jarum jam ini termasuk rukun dua ibadah tersebut.

Jenis tawaf sendiri ada lima yaitu ifadlah, qudum, wada', sunah, serta umrah. Masing-masing dijalankan dengan berkeliling Kabah sebanyak tujuh putaran dimulai dari Hajar Aswad.

Sebagaimana ibadah lainnya dalam Islam seperti sholat dan membaca Alquran, tawaf harus dikerjakan dalam keadaan suci. Pun demikian jika berhadats baik itu kentut atau kencing, maka tawaf menjadi batal.

Jika berhadats saat sedang sholat, maka seseorang harus mengulangnya dari awal dengan wudhu lagi. Lantas, bagaimana jika berhadats saat sedang melaksanakan tawaf?

Dikutip dari NU Online, tawaf memiliki kesamaan dengan sholat. Ibadah ini harus dijalankan dalam keadaan suci dan aurat yang tertutup.

Ketentuan ini seperti tercantum dalam hadis riwayat Al Hakim.

Rasulullah Muhammad SAW bersabda, " Tawaf di baitullah seperti sholat, hanya Allah di dalamnya menghalalkan bagi kalian berbicara. Barangsiapa berbicara, maka janganlah berbicara kecuali kebaikan."

1 dari 5 halaman

Berwudhu dan Lanjutkan Tawaf

Jika berhadats saat sedang melaksanakan tawaf, maka harus berhenti sementara untuk wudhu. Setelah wudhu, jemaah cukup melanjutkan putaran tawaf selanjutnya, tidak perlu mengulang dari awal.

Misalkan sudah melaksanakan lima putaran lalu `buang gas`. Orang yang bersangkutan cukup melanjutkan dua putaran sisanya. Ketentuan ini berlaku untuk jeda antara bersuci dengan melanjutkan tawaf lama maupun sebentar.

Ketentuan ini juga berlaku jika terkena najis atau aurat yang terbuka. Setelah najis dihilangkan dan aurat kembali tertutup, tawaf bisa dilanjutkan.

Syeikh Zakariyya Al Anshari menjelaskan hal ini secara rinci dalam kitabnya Asna Al Mathalib.

" Bila berhadats atau terkena najis, baik badan, pakaian atau tempat tawafnya dengan najis yang tidak dimaafkan, atau telanjang besertaan mampu menutup aurat di pertengahan tawaf, maka bersucilah dan tutuplah auratnya. Dan meneruskan (bilangan) tawafnya, meski dilakukan secara sengaja. Berbeda dengan sholat, sebab dimaafkan di dalam tawaf sesuatu yang tidak dimaafkan di dalam sholat seperti gerakan yang banyak dan berbicara, baik pemisahnya lama atau pendek, sebab tidak disyaratkan berkesinambungan di dalam tawaf seperti wudhu, sebab masing-masing dari keduanya merupakan ibadah yang diperbolehkan diselingi dengan aktivitas yang tidak berhubungan dengannya, berbeda dengan sholat."

Sehingga, cukuplah bagi seseorang yang berhadas di tengah tawaf untuk bersuci lalu melanjutkan bilangan putarannya. dia tidak perlu lagi mengulangnya dari awal.

Sumber: NU Online

2 dari 5 halaman

Doa Saat Dapat Kesempatan Masuk ke Hijir Ismail

Dream - Di Masjidil Haram, terdapat beberapa tempat yang istimewa. Berada maupun beribadah di tempat-tempat tersebut mengandung keutamaan.

Salah satu tempat itu adalah Hijir Ismail. Tempat ini berada tepat di samping Kabah, dengan dibatasi dinding tebal setinggi dada manusia dewasa.

Terdapat dua pintu sebagai jalan masuk ke Hijir Ismail. Pintu tersebut berada di sisi kiri dan kanan.

Hijir Ismail tidak bisa dimasuki oleh sembarang orang. Hanya mereka yang diberi keistimewaan bisa masuk dan ibadah di dalamnya, seperti pemimpin negara atau orang yang diberi kesempatan oleh pengelola Masjidil Haram.

Salah satu keutamaan dari Hijir Ismail adalah setiap doa yang dipanjatkan di sana terkabul. Hijir Ismail memang tempat yang dijamin mustajab untuk berdoa.

Bisa masuk dan berdoa di Hijir Ismail tentu jadi harapan setiap Muslim. Ketika mendapat kesempatan masuk ke dalam Hijir Ismail dan berdoa di dalamnya, dianjurkan membaca doa ini.

3 dari 5 halaman

Doa di Hijir Ismail

 Doa di Hijir Ismail

Ya rabbi ataituka min syiqqatim ba'idim muammilan ma'rufaka fa anilni ma'rufam min ma'rufika tughnini bi hi 'an ma'rufi man siwaka ya ma'rufam bil ma'ruf.

Artinya,

" Ya Allah, Aku mendatangi-Mu dari negeri yang jauh, mengharapkan kebaikan-Mu, maka berikanlah kepadaku kebaikan dari kebaikan-Mu yang mencukupi aku dari kebaikan selain-Mu, Wahai Zat Pemberi Kebaikan."

4 dari 5 halaman

Doa Saat Ziarah ke Makam Rasulullah

Dream - Makam Rasulullah Muhammad SAW menjadi salah satu tempat yang perlu dikunjungi umat Islam ketika berada di Tanah Suci. Baik itu untuk haji maupun umroh.

Jumhur ulama juga menetapkan ziarah ke makam Rasulullah di Madinah hukumnya sunah. Ada banyak sekali keutamaan dalam ziarah tersebut.

Rasulullah adalah panutan bagi umat Islam. Setiap yang ada pada diri Rasulullah, baik akhlak, ucapan, perbuatan, maupun sikapnya patutlah menjadi teladan bagi kita.

Berziarah ke makam Rasulullah akan mengingatkan kita tentang bagaimana perjuangannya dalam berdakwah. Karena Rasulullah lah, kita merasakan kenikmatan iman Islam.

Imam Al Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin mengajarkan doa yang dibaca setiap kali kita berziarah ke makam Rasulullah.

 

5 dari 5 halaman

Doa Ziarah ke Makam Rasulullah SAW

 Doa Ziarah ke Makam Rasulullah SAW

Assalamu 'alaikum ayyuhan nabiyyu warahmatuhu wabarakatuhu, allahumma atihil washilata wal fadhilata wab'asthul maqamal mahmudal ladzi wa'adtahu allahumma ajzihi 'an ummatihi afdhalal jaza'.

Artinya,

" Salam sejahtera, rahmat Allah, dan berkah-Nya terlimpah kepadamu, wahai Nabi Muhammad. Ya Allah, berilah beliau kedudukan tinggi di surga dan kemuliaan, serta bangkitkanlah beliau di tempat yang terpuji yang telah Engkau janjikan kepadanya. Ya Allah, limpahkanlah kepada-Nya sebaik-baik pahala, beliau yang telah menyampaikan risalah kepada umatnya."

Beri Komentar
Bukan Pertama Kali, Ini Deretan Kebrutalan Anjing Milik Bima Aryo