Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Ramadan telah memasuki waktu sepuluh hari terakhir. Di waktu ini, keberkahan dan kebaikan disebar dengan berlimpah.
Umat Muslim banyak menghabiskan malam-malam di sepuluh hari terakhir Ramadan dengan meningkatkan ibadah dan amal saleh. Salah satunya dengan menjalankan iktikaf di masjid demi mendapatkan malam lailatul qadar.
Mungkin waktu sepuluh hari terasa terlalu lama untuk bisa meraih lailatul qadar. Ada cara mudah mendapatkan malam mulia tersebut.
Dalam sebuah hadits, terdapat anjuran untuk meningkatkan ibadah di waktu-waktu tertentu di sepuluh hari terakhir Ramadan. Waktu tertentu tersebut yaitu malam-malam ganjil.
" Dari Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda, 'Carilah lailatul qadar pada malam ganjil dalam sepuluh hari terakhir bulan Ramadan." (HR Bukhari).
Mendapatkan lailatul qadar memang tidak bukan perkara mudah. Butuh usaha keras dan tidak kenal lelah untuk selalu meningkatkan intensitas ibadah terutama di sepuluh malam terakhir, seperti dipraktikkan Rasulullah Muhammad SAW.
" Dari Aswad dari Aisyah RA ia berkata, Nabi SAW meningkat amal-ibadah pada sepuluh terakhir bulan Ramadhan melebihi di waktu yang lain,” (HR Muslim).
Dalam riwayat lain, Rasulullah mengencangkan ikat pinggang, menghidupkan malam, dan membangunkan keluarganya.
" Dari Aisyah RA, ia berkata, Rasulullah SAW ketika masuk sepuluh terakhir bulan Ramadan, mengencangkan kain bawahnya, menghidupkan malamnya, dan membangunkan keluarganya,” (Muttafaq 'alaih).
Ibnu Baththal dalam Syarhu Shahihil Bukhari memberikan penjelasan mengenai makna 'mengencangkan ikat pinggang' pada hadits di atas, yaitu tidak menggauli istrinya. Sedangkan makna 'membangunkan keluarganya' adalah Rasulullah mendorong keluarganya untuk mengerjakan amalan-amalan sunah di waktu sepuluh hari terakhir.
" Sufyan Ats Tsauri berkata maksud 'mengencangkan kain atasnya' dalam hadits di atas adalah Rasulullah SAW tidak melakukan hubungan badan dengan istrinya. Sedangkan pernyataan 'Beliau (Nabi SAW) membangunkan keluarganya' dapat dipahami bahwa suami dianjurkan mendorong keluarganya untuk mengerjakan amalan sunah dan amal kebajikan lainya selain yang wajib serta menekankan kepada mereka untuk melakukan hal tersebut."
Sementara terkait dengan 'menghidupkan malam', Abdurrauf Al Munawi dalam Faidlul Qadir memberikan penjelasan Rasulullah tidak mengisi waktu sepanjang malam hingga pagi hari dengan beribadah. Rasulullah mengisi sebagian besar waktu malam dengan ibadah, bukan semalam suntuk tanpa tidur.
" (Dan menghidupkan malamnya) maksudnya adalah Rasulullah SAW tidak tidur di mana tidur adalah saudara kematian, dan beribadah pada sebagian besar malam bukan seluruhnya sebab ada riwayat dari Aisyah RA yang menyatakan, 'Aku tidak pernah mengetahui Rasulullah SAW melakukan ibadah satu malam penuh sampai pagi hari'."
Untuk mengetahui penjelasan lebih lengkap, baca pada tautan ini. (Ism)
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya