Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Setiap orang memiliki kebiasaan yang susah untuk ditinggalkan seperti merokok. Dan inilah kebiasaan menyenangkan, namun mematikan yang sering dilakukan oleh mayoritas orang.
Alasan utama dari ketidaksanggupan dalam meninggalkan kebiasaan-kebiasaan tersebut adalah faktor kesenangan, kegembiraan, dan kenyamanan masing-masing individu.
Kebiasaan itu bukan hanya dapat merenggut kebebasan orang lain untuk hidup lebih sehat dan lebih baik, melainkan dampak kerugiaan bagi diri sendiri di masa mendatang.
1. Merokok dan minum minuman beralkohol
Para pengguna rokok menyatakan, dirinya merasa lebih baik dan berkurang rasa stres setelah menghisap rokok.
Padahal di dalam rokok mengandung bahan yang sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh seperti nikotin. Begitu juga dengan mengkonsumsi minuman keras mampu mengganggu kerja hati dalam tubuh.
2. Terlalu banyak duduk
Duduk terlalu banyak dapat mengurangi sirkulasi dan kekebalan tubuh karena tubuh tidak aktif bergerak.
Sebuah penelitian menyatakan bahwa duduk terlalu lama dapat meningkatkan resiko kamatian seseorang sebesar 30%.
3. Penyakit diabetes
Sebuah penelitian menyatakan bahwa orang yang terserang diabetes memiliki masa hidup 6 tahun kurang dari orang yang normal tidak mengidap diabetes.
4. Putus sekolah
Pemerintah telah mencanangkan wajib belajar 9 tahun, tetapi menurut penelitian seseorang yang memiliki tingkat pendidikan kurang dari 12 tahun maka memiliki masa hidup 7 tahun kurang dari orang yang memiliki tingkat pendidikan 12 tahun atau lebih.
Ingin tahu penjelasannya lebih lanjut? Yuk selengkapnya Baca di sini. (Ism)
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Ayo berbagi traffic di sini!
Baca Juga: Karokean Seru di Angkutan Umum Tanah Minang Deretan Mitos Masyarakat Indonesia yang Jadi Kebiasaan Menyapu di Malam Hari Seret Rezeki Heboh Bayar Parkir Rp 1 Juta di Curug Luhur Bogor Hukum Tren `Alis Sinchan` Dalam Islam
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya