Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Aanchal Rauf, Gadis Tanpa Lengan Lulus Ujian Dengan Nilai Tinggi (timesofindia.com)
Dream - Aanchal Raut, 17 tahun, terlahir dengan kondisi tubuh yang tidak normal. Dia tidak memiliki kedua lengan.
Kondisi yang dia alami tidak membuat gadis remaja asal distrik pinggiran, Gadchiroli patah semangat. Dia berhasil lulus ujian tingkat akhir (Higher School Certificate/HSC) dengan nilai yang membanggakan, seperti dilaporkan Times of India.
Aanchal menggunakan kedua kakinya menulis jawaban ujian di atas kertas. Meskipun pengawas mengizinkan dia menggunakan jasa penulis, Aanchal memilih mengerjakannya sendiri.
Hasilnya mengagumkan. Dia berhasil meraih 63 persen dari total nilai ujian. Perjuangan ekstra keras Aanchal patut dihargai.
Kepala sekolah tempat Aanchal menempuh pendidikan, Rajabhau Munghate punya kesan tersendiri terhadap Aanchal. Bagi dia, Aanchal adalah gadis yang pantang menyerah.
Aanchal lahir di desa terbelakang Kurkheda. Desa ini berjarak dua jam perjalanan dari kota Gadchiroli dan lima jam perjalanan dari Nagpur. Ibunya juga tidak memiliki lengan, sementara ayahnya yang seorang petani harus berjuang keras memenuhi kebutuhan mereka bersama.
Aanchal menyelesaikan pendidikannya di sekolah negeri dan membangun mimpinya. Dia yakin pendidikan adalah satu-satunya tiket baginya untuk meraih kehidupan yang lebih baik.
"Bus sekolah kami menempuh perjalanan 40 menit untuk Aanchal dan dia selalu datang lebih awal ke sekolah," ujar Kepala Sekolah Vidya Bharati Mahavidyalaya, Munghate.
Munghate mengaku khawatir Aanchal tidak dapat diterima di bangku kuliah karena tidak memiliki tangan. "Tetapi, Aanchal membuat banyak orang merasa salah berpikir dan kini dia menjadi contoh bagi 140 orang pelajar kami," kata dia.
Aanchal benar-benar mahir menggunakan jari-jari kakinya. Dia pun sanggup menulis dengan sangat indah.
"Dia menulis sangat cepat, rapi dan bersih. Dia tidak bergantung pada siapapun untuk menyelesaikan ujiannya, untuk menunjukkan hal-hal kuat yang mampu dia buat," ucap Munghate.
Dalam benak Aanchal, ada mimpi yang ingin dia wujudkan. Dia ingin menjadi petugas International AIDS Society (IAS).(Sah)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya


Jangan Remehkan Obrolan Basa-Basi, Ternyata Bisa Bantu Mengurangi Kesepian dan Menjaga Kesehatan