Wukuf Adalah Puncak Ibadah Haji Umat Islam: Definisi, Waktu, Amalan dan Doa

Reporter : Arini Saadah
Jumat, 21 Agustus 2020 15:43
Wukuf Adalah Puncak Ibadah Haji Umat Islam: Definisi, Waktu, Amalan dan Doa
Wukuf adalah sebagai peringatan kepada manusia tentang kebenaran Ilahi.

Dream – Menjalankan ibadah haji ke Baitullah merupakan dambaan setiap Muslim. Umat Islam di seluruh dunia berbondong-bondong menuju padang Arafah untuk menjalankan ibadah wukuf.

Wukuf adalah inti serangkaian ibadah haji. Wukuf adalah berdiam diri di padang Arafah setelah tergelincirnya matahari pada 9 Dzulhijjah. Arafah merupakan nama sebuah gunung, tempat di mana Nabi Muhammad SAW berpidato di depan umatnya untuk yang terakhir kalinya.

Melalui ibadah wukuf, umat Islam diharapkan secara optimal memanfaatkan waktu-waktu utama untuk beribadah selama pelaksanaan rukun haji di tempat suci tersebut.

Lantas seperti apa pelaksanaan wukuf di padang Arafah bagi umat muslim? Berikut Dream rangkum dari berbagai sumber pengertian wukuf adalah beserta hukum, waktu, amalan, dan doa saat menjalankan ibadah wukuf.

1 dari 6 halaman

Definisi Wukuf

Ilustrasi© Pixabay

Definisi wukuf adalah berhenti, diam tanpa bergerak. Secara istilah wukuf adalah berkumpulnya semua jamaah haji di padang Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah. Pada hari itu merupakan puncaknya ibadah haji dan wukuf adalah sebesar-besarnya rukun haji.

Rasulullah Sholallohu ‘alaih wa salam bersabda: “ Haji adalah (wukuf) di Arafah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Pelaksanaan wukuf di padang Arafah menjadi sebuah miniatur Padang Mahsyar, di mana seluruh umat manusia akan dibangkitkan kembali dari kematian pada saat yaumil hisab nanti. Setelah dibangkitkan kembali manusia dikumpulkan di sebuah tempat bernama Padang Mahsyar untuk mempertanggungjawabkan semua amal perbuatan selama hidupnya.

Wukuf adalah sebagai peringatan kepada manusia tentang kebenaran Ilahi. Umat muslim yang ibadah haji pasti akan melaksanakan ibadah wukuf di Padang Arafah yang gersang dan panas, berkumpul bersama orang dari berbagai negara dan berdiam diri untuk bersama-sama larut dalam doa dan dzikir.

2 dari 6 halaman

Wukuf Adalah Inti Ibadah Haji

Ilustrasi© Pixabay

Wukuf adalah bagian dari rukun ibadah haji, rukun yang harus dijalankan, jika tidak dijalankan maka ibadah haji dinyatakan tidak sah.

Wukuf mencerminkan kesatuan umat Islam dari berbagai latar belakang dan asal negara dalam satu identitas besar, yaitu umat Muslim. Semua menjadi satu dalam pakaian ihram dan tujuan meraih cinta Allah SWT.

Wukuf mengandung tiga makna penting yaitu zawal, wukuf dan arafa. Zawal bermakna pergeseran dari terang ke gelap sebagaimana ketika matahari terbenam pada petang hari. Maksudnya manusia terbenam menuju alam akhiratnya, menuju gelap namun kegelapan ini sesungguhnya terang karena hakikat hidup itu adalah di akhirat. Jamaah haji harus memaknai hidup ini bergerak dari alam dunia kea lam akhirat.

Makna kedua adalah wukuf, artinya kebulatan tekad untuk memutus semua keburukan dalam hati, pikiran, dan tindakan. Sedangkan arafa artinya sadar dan tahu akan hakikat hidup bahwa dunia adalah jembatan menuju kehidupan yang kekal di akhirat.

3 dari 6 halaman

Penjelasan Waktu Wukuf

Ilustrasi© freepik.com

Waktu wukuf adalah pada tanggal 9 Dzulhijjah yaitu ketika matahari sudah tergelincir atau bergeser dari tengah hari (pukul 12 siang) hitungan wukuf sudah dimulai.

Urutan yang perlu dilakukan saat menjalankan ibadah wukuf di Padang Arafah adalah pertama shalat Dzuhur dan Asar dilakukan secara Jamak Taqdim. Jamak Taqdim ini adalah sholat Asar dilakukan bersama dengan sholat Dzuhur pada waktu Dzuhur.

Setelah sholat Zuhur dan Ashar, disunahkan seorang imam untuk memulai khutbah memberikan bimbingan wukuf, penerangan, seruan ibadah dan panjatan doa kepada Allah SWT. Saat menjalankan ibadah wukuf, disunahkan menghadap ke Kiblat dengan memperbanyak doa, dzikir, dan membaca al-Qur’an.

Hari Arafah ini merupakan salah satu hari yang sangat istimewa, karena pada hari itu Allah membanggakan para hamba-Nya yang sedang berkumpul di Arafah di hadapan para malaikat-Nya. Seperti hadis Nabi Muhammad SAW bersabda:

“ Tidak ada satu hari yang lebih banyak Allah memerdekakan hamba dari neraka pada hari itu daripada hari Arafah. Dan sesungguhnya Allah mendekat, kemudian Dia membanggakan mereka (para hamba-Nya yang sedang berkumpul di Arafah) kepada para malaikat. Dia berfirman: ‘Apa yang dikehendaki oleh mereka ini?’” (HR Muslim nomor 1348, dari Aisyah).

4 dari 6 halaman

Amalan Saat Ibadah Wukuf di Padang Arafah

Ilustrasi© freepik.com

Terdapat beberapa amalan dan tata cara dalam pelaksanaan ibadah wukuf. Sebab wukuf adalah ibadah yang memiliki pantangan yang harus dihindari. Kalau tidak dihindari bisa menyebabkan ibadah wukuf tidak sah. Jika wukuf tidak sah, maka ibadah haji pun juga tidak sah.

Pertama menuju ke padang Arafah setelah terbit matahari pada 9 Dzulhijjah, sambil membaca talbiyah, tahlil, dan takbir.

Kedua singgah di Namirah atau sebuah bukit di luar tempat wukuf.

Ketiga masuk ke area Padang Arafah  setelah tergelincirnya matahari.

Keempat memantabkan hati sebaik mungkin dan membaca talbiyah selama menunggu prosesi wukuf.

Kelima melaksanakan sholat Dzuhur dan sholat Ashar secara jamak taqdim, dilaksanakan berjamaah.

Keenam mendengarkan khutbah Arafah, biasanya isi khutbah berkaitan dengan makna wukuf, mengenal Allah, amanat Rasulullah sata khutbah wada, dan sisi-sisi keagamaan lainnya yang mengarahkan pada kemantapan doa dan dzikrullah.

Ketujuh berdzikir, berdoa, dan membaca Al-Qur’an.

5 dari 6 halaman

Doa Saat Wukuf

Ilustrasi© freepik.com

Banyak doa yang dipanjatkan saat melaksanakan ibadah wukuf. Sebab doa pada hari Arafah dan bertempat di Padang Arafah merupakan doa paling utama seperti penjelasan hadis Nabi SAW. Doa wukuf adalah sebagai berikut:

Rasulullah SAW bersabda “ Sebaik-baik doa adalah doa di hari Arafah dan sebaik-baik doa yang dibaca olehku dan para nabi sebelumku adalah laa ilaha illallahu wahdahu laa syariikalahu lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai-in qadiir.” (HR Tirmidzi)

6 dari 6 halaman

Kesalahan Saat Wukuf

Ilustrasi© Pixabay

Supaya ibadah wukuf kita sah, maka sebaiknya hindari kesalahan-kesalahan berikut ini:

  1. Wukuf di luar wilayah Padang Arafah.
  2. Keluar dari Arafah sebelum matahari terbenam.
  3. Menyibukkan diri dengan berbelanja dan berjalan-jalan.
  4. Menghabiskan waktu untuk mendaki Jabal Rahmah dan menuliskan prasasti.
  5. Berdoa menghadap Jabal Rahmah dan membelakangi kiblat.
  6. Tidur dan tidak memaksimalkan berdoa dan berdzikir.
  7. Menyibukkan diri berfoto-foto ria di Arafah.

Kesalahan wukuf di luar wilayah Arafah dan keluar Arafah sebelum matahari terbenam bisa menyebabkan hajinya tidak sah. Maka dari itu hendaklah menghindari kesalahan-kesalahan itu dan lebih fokus untuk dzikir dan berdoa. Sebab waktu dan tempat tersebut merupakan mustajab, artinya semua yang diinginkan akan dikabulkan oleh Alla SWT.

 

Sumber: daftarhajiumroh.com, berbagai sumber.

Beri Komentar