Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Azusa Sakamoto. (foto: Yahoo.com)
Dream - Banyak cara yang dilakukan untuk memuaskan hobi. Seperti yang dialami oleh seorang wanita bernama Azusa Sakamoto ini.
Bukan lipstik atau tas bermerek yang menjadi hobi wanita 34 tahun ini, dia malah senang mengoleksi boneka barbie.
Dilansir oleh Yahoo, Azusa sudah mulai mengoleksi barbie sejak berusia 15 tahun. Sampai saat ini dirinya masih terus mengumpulkan dari setiap seri yang dikeluarkan oleh barbie.
Wanita yang berprofesi sebagai makeup artist ini bukan hanya mengoleksi boneka barbie saja, melainkan semua perlengkapan dan aksesori penunjang tampilan sang boneka juga turut menjadi incaran dirinya.
Lihat saja, mulai dari kitchenware, handuk mandi, sepatu, make-up hingga aneka outfit untuk boneka barbie, dia punya.
Saat ini, koleksi Azusa sudah sampai 145 boneka, 60 tas, dan 40 pasang sepatu barbie. Jika dinominalkan, keseluruhan koleksi ini Azusa sudah menghabiskan kocek hingga 70.000 dolar atau Rp 910 juta.
Azusa menyatakan bahwa dirinya menyukai bahkan mencintai barbie karena boneka ini sudah menggambarkan kecantikan seorang wanita.
"Buatku, barbie telah menunjukkan bahwa kita sebagai wanita bisa menjadi apa saja yang kita mau. Barbie hadir dalam berbagai profesi di dunia, mulai dari seorang guru, penari, hingga dokter. Ia memperlihatkan begitu banyak kesempatan yang dimiliki oleh seorang wanita," papar Azusa.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari