Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Masih ingat dengan ramalan yang menyebut Bumi akan kiamat pada Jumat, 29 Juli 2016? Ramalan yang menyebar melalui video itu menyebut kiamat ini disebabkan berbaliknya kutub magnet Bumi dan kemunculan Isa Almasih ke dunia untuk kedua kalinya.
Menurut narator dalam video yang diunggah ke Youtube itu, Bumi akan terguncang, Matahari berubah menjadi gelap, meteor berjatuhan, dan gunung serta pulau bergeser dari tempatnya.
Namun belakangan, video lain muncul. Mengklaim bahwa video ramalan itu adalah jiplakan dan telah diedit isinya sebelum diunggah kembali ke YouTube untuk sekadar mencari popularitas.
" Seseorang telah mengunggah ulang video kami dan mengatakan bahwa kiamat terjadi pada 29 Juli," jelas John Preacher dari Armageddon News yang mengklaim punya video asli.
© Dream
Menurut dia, tak ada kejadian apapun pada tanggal 29 Juli. " Kami tidak pernah mengklaim hal seperti itu. Tanggal kiamat itu palsu yang dibuat untuk mencari popularitas di dunia maya," tambah dia.
Preacher membantah dirinya dan organisasinya dikaitkan dengan video kiamat tanggal 29 Juli ini. Menurutnya, ada ramalan-ramalan sebelumnya untuk memenuhi unsur terjadinya kiamat.
" Seperti penaklukan Yerusalem oleh negara-negara Arab sekitarnya yang akan berlangsung selama 42 bulan, sebelum Isa Almasih turun ke dunia dan terjadi gempa bumi dahsyat atau kehancuran total," tambah Preacher.
Video ramalan kiamat pada tanggal 29 Juli itu dibuat oleh kanal End Time Prophecies. Kanal ini pernah membuat ramalan-ramalan yang semuanya meleset.
Sebelumnya, mereka meramalkan kiamat terjadi pada 6 Mei 2016 ketika sebuah asteroid menghantam Bumi. Selain itu, mereka mengklaim bahwa Presiden Amerika Serikat Barack Obama akan mengungkapkan jati dirinya sebagai Dajjal pada bulan Juni. (eko)
(Sumber: metro.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya