Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(animals.howstuffworks.com)
Dream - Pernahkah, atau lebih tepatnya, maukah kamu menyantap seekor belalang panggang? Mungkin mendengarnya saja sudah membuat lidah kamu geli.
Tetapi, tanpa disadari sebenarnya kamu sudah mengkonsumsi berbagai jenis serangga lho setiap harinya
Tenang, yang dimaksud bukan semut di dalam kopi atau lalat yang hinggap di makananmu kok. Tapi lebih tepatnya yang terdapat dalam makanan olahan dan kemasan, alias bukan produk segar dari hasil pertanian.
Ambil saja contoh coklat kemasan dan juga selai roti.

Menurut The Defect Levels Handbook dari Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat menyatakan ada coklat yang mengandung 100 gram coklat dan 60 gram fragmen serangga pada enam sampel. Sedangkan pada selai, terdapat 30 gram fragmen serangga pada 100 gram selai.
Tak hanya itu, segelas jus jeruk yang kamu suka minum ternyata juga mengandung lima lalat buah tanpa kamu sadari.

Lalu, rata-rata peminum kopi bisa mengkonsumsi hampir 140.000 potongan tubuh serangga per tahun.
Terdengar menjijikkan? Jangan khawatir, para peneliti mengklaim makan serangga lebih aman dibandingkan dengan makan daging.
Secara keseluruhan, di dunia ini terdapat lebih dari 1.900 spesies serangga yang dapat dikonsumsi. Kumbang adalah serangga yang paling umum dikonsumsi, diikuti oleh ulat, lebah, semut, belalang, dan jangkrik.
Di samping itu, serangga sebenarnya adalah sumber protein yang tinggi. Bahkan ada beberapa jenis serangga justru dianjurkan untuk dikonsumsi. Di Alquran juga ada lho, yaitu belalang.

Serangga yang jago melompat ini memang mudah ditemukan, mudah ditangkap, dan rasanya lezat.
Dalam 3-5 ons belalang mentah terkandung 14-28 gram protein. Belalang juga kaya kalsium dan zat besi.
Kelebihan lain dari belalang adalah rasanya yang netral sehingga bisa dibuat menjadi berbagai panganan. Cara paling populer untuk menyantap belalang adalah digoreng atau dipanggang.
Bagaimana? Kalian masih jijik nggak makan serangga?
(animals.howstuffworks.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya