Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Bagaimana Caranya Mendongkrak Pemasaran Selama Ramadan? (Foto: Shutterstock)
Dream – Sahabat Dream, bulan suci Ramadan tinggal menunggu hari. Tak lama lagi, orang Muslim di seluruh dunia akan menyambut hadirnya bulan yang penuh berkah.
Di dunia bisnis, bulan Ramadan identik dengan tiga hal yaitu jam kerja yang pendek, energi dan produktivitas yang menurun, dan banyak orang yang mengambil cuti tahunan.
Selain berkah, Ramadan juga menjadi tantangan bagi kamu yang bekerja di bidang pemasaran. Di saat berpuasa dan jam kerja yang lebih singkat, tenaga pemasaran tetap dituntut untuk memasarkan produknya.
Tapi di bulan suci ini tentu ada aturan tak tertulis yang mesti dipatuhi.
Dikutip dari Enterpreneur, Minggu 6 Mei 2018, hal yang pertama kali dilakukan adalah menghargai aturan. Selama bulan suci, pihak pemasaran seharusnya menaati poin-poin mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan untuk menghargai orang yang berpuasa. Misalnya, selama jam-jam puasa, pemasar tidak menampilkan iklan yang menampilkan gambar makanan dan wanita yang berpakaian minim.
Yang kedua, perhatikan emosional karyawan. Dengan jam kerja yang lebih pendek, ada tekanan yang meningkat pada staf. Mereka berusaha untuk mengimbangi jam kerja yang lebih pendek.
Untuk itu, berikanlah tugas dan waktu yang jelas kepada karyawan agar mereka bisa tetap on the track ketika bekerja. Jangan lupa memastikan karyawan untuk bekerja seefisien mungkin.
Ketiga, ingat, Ramadan adalah kesempatan besar bagi para pemasar untuk menggenjot bisnis. Pada bulan ini, perusahaan memasukkan simbol-simbol agama untuk menarik lebih banyak pelanggan. Misalnya, simbol bulan sabit.
Keempat, bulan Ramadan ini berakitan dengan sikap persaudaraan, kasih sayang, dan persatuan. Pemasar sebaiknya bisa membuat konten yang mengandung nilai-nilai ini untuk membidik pelanggan secara efektif. Keluarga dan komunitas menjadi peluang yang besar untuk memasarkan produk ini.
Kelima, bulan Ramadan adalah bulan yang tepat untuk meningkatkan citra perusahaan. Bulan Ramadan ini merupakan peluang yang besar untuk melatih kembali tim kamu serta membangun komunitas dan budaya perusahaan.
Ramadan adalah momen yang tepat untuk membangun aset digital, seperti konten dan video. Plus, jangan pelit juga untuk menganggarkan uang untuk meningkatkan mutu brand selama Ramadan.
(Sah)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
