Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (ANTARAFOTO.com)
Dream - Kurs rupiah untuk sementara bisa bernapas. Data kurs referensi Bank Indonesia mencatat dolar AS diperdagangkan di level 13.209 per dolar AS.
Mengutip data Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) BI, Selasa, 17 Maret 2015, rupiah pagi ini menguat 26 poin dari posisi terendahnya di level 13.237 per dolar AS.
Penguatan dolar AS ini salah satunya terpicu dengan langkah pemerintah mengeluarkan sejumlah paket kebijakan penyelamatan ekonomi.
Salah satu perhatian pemerintah dalam paket kebijakan tersebut menyangkut kurs rupiah yang melemah.
Sementara itu data Bloomberg Dollar Index mencatat rupiah pagi ini menguat (0,26%) dari penutupan kemarin ke level Rp 13.210 per dolar AS.
Pada penutupan kemarin, Bloomberg mencatat rupiah bertengger di level 13.245 per dolar AS.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda

Sering Dikira Flu, Virus yang Disebarkan Nyamuk Ini Bisa Menyerang Otak dan Berakibat Fatal

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?