Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Lion Air Group Membatalkan Sejumlah Penerbangan Rute Bali Karena Bandara Ngurah Rai Terkena Abu Vulkanik Gunung Agung. (Foto: Merdeka.com)
Dream – Lion Air Group membatalkan seluruh penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai setelah meletusnya Gunung Agung yang mengeluarkan abu vulkanik.
Dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Senin 27 November 2017, Senin 27 November 2017, Lion Air membatalkan 52 penerbangan yang melayani penerbangan dari dan ke Bali, Wings Air 25 penerbangan, dan Batik Air 14 penerbangan.
Malindo Air juga membatalkan 4 penerbangan rute Kuala Lumpur-Denpasar dan Thai Lion Air 2 penerbangan tujuan Bangkok-Denpasar
Tak hanya rute dari dalam negeri, maskapai Lion Air Group yang berbasis di Malaysia yaitu Malindo Air pun juga turut membatalkan 4 nomor penerbangan dari Kuala Lumpur. Begitupun Thai Lion Air yang berbasis di Thailand yang tidak mengoperasikan 2 nomor penerbangan yang melayani tujuan Bangkok – Denpasar.
“Seluruh pelanggan Lion Air Group yang terkena dampak pembatalan penerbangan tersebut dapat melakukan refund dan me-reschedule jadwal penerbangannya dengan menghubungi pelayanan call center maupun customer service Lion Air Group yang tersedia di Bandara Internasional Ngurah Rai Denpasar, Bali, maupun bandara–bandara asal yang menuju Denpasar,” kata Corporate Communication Lion Air Group, Ramaditya Handoko, di Jakarta.
Rama mengatakan Lion Air akan terus berkordinasi dan berkomunikasi dengan beberapa pihak terkait seperti penyelenggara layanan meteorologi penerbangan, penyelenggara navigasi penerbangan, pengelola bandara, otoritas bandara, serta beberapa pihak lainnya. Hal ini tentu dilakukan bersama sama untuk tetap menjaga keselamatan dan keamanan penerbangan.
“Diharapkan para pelanggan mengerti atas ketidaknyamanan ini karena ada nya faktor alam yang terjadi dan tidak memungkinkan bagi operasional penerbangan di kawasan Bandara Internasional Ngurah Rai Bali untuk sementara ini karena terdapat volcanic ash Gunung Agung di ruang udara bandara tersebut,” kata dia.
Rama mengharapkan kondisi penerbangan normal kembali. Dengan begitu, aktivitas pelayanan penerbangan dari maupun ke Bali bisa kembali berjalan.
“Manajemen Lion Air Group pun ber terima kasih atas tindakan yang sigap terkait hal ini dari pihak authority dan seluruh stakeholder penerbangan yang terkait sehingga keselamatan dan keamanan penerbangan tetap terjaga,” kata dia.
(Sah)
Advertisement

Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura, Apa Penyebabnya? Bukan Sekadar Soal Pasokan Energi

Benarkah Otot Bisa Berubah Menjadi Lemak Jika Berhenti Olahraga? Ini Penjelasan Ahli

Pawang Hujan Bisa Mendatangkan atau Mengusir Hujan? Ini Jawaban Sains


Prancis dan Italia Diguncang Demo Besar-besaran, Apa yang Membuat Warga Turun ke Jalan?

Ramai Isu Putus Kabel RI–Singapura: Kenapa Internet Dunia Belum Bisa Pindah ke Satelit?

Anak Terlihat Dewasa dan Selalu Mengalah? Waspadai Parentifikasi yang Bisa Berdampak hingga Dewasa