Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://ANTARAfoto.com)
Dream - Dengan tidak munculnya sentimen positif sepanjang perdagangan, bursa saham syariah akhirnya terjungkal. Kecemasan investor mendorong indeks sektoral terjun bebas.
Sentimen negatif dari sinyal kenaikan suku bunga acuan the Federal Reserves akhir tahun ini telah menekan indeks sejak awal perdagangan.
Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 29 Oktober 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) terjun bebas 4,490 poin (3,09%) ke level 140,916.
Meski terkoreksi dalam, indeks ISSI masih sempat menyentuh teritori positif dengan level tertinggi di 145,421.
Koreksi lebih tajam dicetak indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang menukik 23,927 poin (3,92%) ke level 586,972.
Gencarnya aksi jual saham mendorong 147 emiten syariah menutup perdagangan di zona merah. Kenaikan harga saham dari 32 emiten ISSI tak cukup ampuh melawan tren jual hari ini.
Di jajaran saham bluechips syariah, hampir seluruh penghuni indeks JII ditutup melemah. Hanya satu emiten yang bergerak naik.
Transaksi perdagangan saham syariah mencapai Rp 3,44 triliun dengan 36,5 miliar saham berpindahtangan.
Saham-saham bluechips syariah yang menghuni daftar top losser adalah INTP dengan koreksi Rp 1.750, UNTR Rp 1.450, UNVR Rp 1.000, LPPF Rp 650, dan SILO Rp 575 per saham.
Satu-satunya saham unggulan syariah yang bergerak naik adalah LSIP senilai Rp 5 per saham.
Laporan kinerja emiten yang kurang menggembirakan membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpuruk sepanjang perdagangan hari ini. IHSG terpangkas 136,719 poin (2,97%) ke level 4.472,021.
Aksi jual jelang penutupan menyeret IHSG menyentuh level terendahnya tersebut.
Lantai bursa ramai oleh transaksi dengan nominal Rp 5,68 trilun. Tak hanya investor lokal, sentimen The Fed juga memaksa asing melakukan aksi jual hingga Rp 998 miliar.
Dari pasar keuangan, rupiah yang sempat bertahan dari sentimen negatif akhirnya ikut terkulai lemas. Rupiah sore ini terpangkas 131 poin (0,97%) menjadi Rp 13.611 per dollar AS.
Advertisement

Mengapa Milenial Selalu Merasa Selera Musiknya Lebih Bagus Dibanding Generasi Setelahnya

Persiapan Saat Harus Hidup Sendiri di Luar Kota untuk Kuliah

Satu Nama Tiga Varian: Beda Mie Ayam Jakarta, Mie Ayam Bangka, dan Mie Ayam Wonogiri



Sebaiknya Mulai Mengajari Anak Berbicara dengan Bahasa Daerah atau Bahasa Indonesia Terlebih Dahulu?

Ingin Mulai Hidup Sehat, Ini Cara Biasakan Ganti Kopi Susu dengan Kopi Hitam