Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Kabar mengejutkan datang dari Israel. Pebisnis dari negara itu dikabarkan telah banyak menjalin hubungan dagang dengan Malaysia yang bernilai US$ 1,52 miliar atau Rp 18,29 triliun sepanjang 2013.
Data resmi Biro Statistik Israel menunjukan hubungan dagang diantara Malaysia-Israel, yang tak banyak diketahui publik, telah semakin erat. Meski Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak menegaskan dukungannya pada Palestina.
Mengutip laporan timesofisrael.com, yang dipublikasikan 14 September lalu, lembaga sejenis Badan Pusat Statistik Israel mencatat perdagangan diantara kedua negara pada 2013 mencapai US$ 1,52 miliar, atau naik hampir dua kali lipat dibandingkan 2012.
Israel mencatat laju ekspor yang lebih tinggi dengan nilai US$ 1,45 miliar.
Hubungan dagang pun semakin tumbuh setelah Israel mengekspor produknya bernilai US$ 884,7 juta selama periode Januari-Juli 2014. Dibandingkan tahun lalu, nilai ekspor Israel ini melonjak 27 persen.
Sebaliknya, instansi terkait Malaysia sama sekali tak menyinggung adanya aktivitas perdagangan dengan Israel. Data 2012 hanya menyebutkan adanya transaksi dagang Malaysia dengan " negara-negara lainnya" .
Bukti adanya hubungan dagang dengan Israel dapat dilihat dari masuknya produk intel ke Malaysia. Israel saat ini memiliki pabrik pembat chip komputer yang memasok produknya ke Intel lewat Kiryat Gan. Chip ini selanjutnya dikirim ke pabrik perakitan Intel di Malaysia.
Israel mengklaim setiap pengiriman barang dari pabrik ini telah tercatat dalam dokumennya namun tak dicatat pihak Malaysia.
Intel memang merupakan perusahaan Amerika Serikat. Namun pemerintah Israel berjanji akan menginvestasikan modal 5 persen di pabrik Kiryat Gat bernilai US$ 290 juta. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya