Ilustrasi Wisata Halal.
Dream – Pariwisata halal menjadi salah satu industri di sektor kepariwisataan yang diperhitungkan. Di Indonesia, potensi pariwisata halal menjadi besar dilihat dari Indonesia yang merupakan negara penduduk Muslim terbesar di dunia.
Potensi pariwisata halal telah terbukti, namun pengetahuan dan wawasan akan konsep pariwisata halal belum begitu menggaung di Tanah Air. Hal ini terlihat dari akomodasi tempat wisata di Indonesia yang belum optimal mendukung nilai-nilai Islam. Sebut saja musala yang kotor dan masih ada tempat yang menjual makanan dan minuman beralkohol.
“ Konsep pariwisata halal berarti segala sesuatu yang tidak membahayakan manusia dan lingkungan, yang sesuai dengan koridor aturan Islam,” kata Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan (P-P2Par) Institut Teknologi Bandung (ITB), Budi Faisal, di Bandung, dilansir dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Kamis 18 Agustus 2016.
Budi mengatakan selama bagian-bagian pariwisata itu tidak bertentangan dengan prinsip Islam, mereka bisa dikatakan halal.
Menurut Budi, prinsip pariwisata halal pada dasarnya menarik bagi turis. Pertama, makanan yang disajikan terbukti sehat dan bersih. Kedua, tempat wisata tidak menyediakan makanan dan minuman beralkohol.
“ Otomatis meniadakan suasana tidak nyaman karena kehadiran orang-orang yang sedang mabuk,” kata dia.
Budi juga mengatakan wisatawan Muslim memiliki skala jumlah pengeluaran yang cukup besar. Saat berwisata, mereka memiliki jumlah pengeluaran yang cukup besar. Saat berwisata, mereka mengharapkan fasilitas dan layanan tidak melanggar prinsip Islam. Dia berharap konsep halal bisa diterapkan di Indonesia di semua lini destinasi wisata Indonesia.
“ Dari sisi pemasaran, kami harus memasarkan produk halal. Indonesia tepat karena mayoritas produknya halal dan peminatnya semakin banyak,” kata dia.(Sah)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global