Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Setelah Libur Akhir Tahun, Kok, Produktivitas Kerja Malah Turun?
Dream – Tahun 2018 sudah berjalan sepuluh hari. Tapi, kok produktivitas kerja masih segitu?
Masih belum ON? Atau belum bisa move on dari liburan akhir tahun?
Tahun baru, produktivitas harus semakin meningkat dong. Produktivitas kerja ini berpengaruh terhadap karier kita.
Hasil pekerjaan akan semakin berkualitas, karier menanjak, plus, gaji meningkat. Lalu, bagaimana caranya supaya kita bisa memacu produktivitas kerja?
Berikut ini adalah cara-caranya, dikutip dari The Muse, Rabu, 10 Januari 2018.
© Dream
Yang pertama kali harus dilakukan adalah menyusun daftar pekerjaan. Tujuannya agar kamu merasa termotivasi untuk merampungkan pekerjaan lebih banyak.
Jadi, ambil pensil dan kertas atau ketik di komputer tentang pekerjaan apa yang akan digarap sebulan ini. Jangan lupa, bubuhkan tanggal tenggat waktu pekerjaan. Setelah itu, tentukan pula berapa lama waktu pengerjaan masing-masing tugas.
© Dream
Ketika mengerjakan tugas, ada satu hal yang membuat Sahabat Dream merasa bosan yaitu rapat. Kegiatan ini bisa menghabiskan waktumu yang sebenarnya bisa dilakukan untuk mengerjakan tugas.
Jika tugas menumpuk, periksa kembali jadwal rapat. Jika perlu, mintalah untuk menjadwalkan ulang rapat, jika tidak terlalu penting.
Jika rapatnya benar-benar perlu, mulailah berkomunikasi lewat surel. Jika tidak bisa juga, ya, mau tidak mau harus hadir dalam rapat.
© Dream
Menggarap banyak pekerjaan bukan berarti kamu harus menforsis tenaga. Jangan menganggap seseorang bisa fokus menggarap kerjaan selama sembilan jam tanpa henti, apalagi kalau baru masuk kantor pada hari pertama.
Robot saja perlu istirahat setelah bekerja selama berjam-jam supaya mesinnya tidak panas. Apalagi manusia.
Jadi, pastikan kamu punya waktu cukup untuk istirahat. Misalnya, membuat kopi di dapur atau, mengambil jeda waktu untuk beribadah.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya