Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ayah 5 Anak Jual Hp Rusak Seharga Rp10 Ribu Untuk Beli Beras. (Foto: Akun Instagram @hotmanparisofficial)
Dream – Sebuah kisah pilu ditengah wabah corona kembali viral di media sosial. Kisah tersebut dibagikan melalui sebuah postingan pengaca kondang, Hotman Paris.
Pengacara nyentrik itu menguggah sebuah cerita tentang seorang bapak yang menjual ponsel rusaknya demi membeli beras. Sadar ponselnya sudah rusak, bapak itu hanya mematok harga Rp10 ribu.
" Ini di Batam, tolong pengusaha Batam kasih bantuan!!! 10 kg beras akan berarti bagi mereka," tulis Hotman kepada pengikutnya di media sosial.
Informasi tersebut ditelusuri Ditkrimum Polda Kepulauan Riau Kombes Arie Dharmanto yang mengaku telah mendapat kabar tersebut. Arie mengaku mendapat berita tentang keluarga Ason yang berkeliling menjual HP rusaknya seharga Rp 10 ribu demi dapat membeli beras untuk makan keluarga dan anak-anaknya.
" Saya dapat share dari teman di-mention ada status Hotman Paris di IG (Instagram) dan berita di media lokal Batam, yang kasih saya mention itu teman sekolah dari Jakarta, minta tolong dicek dong benar tidak ini beritanya," kata Kombes Arie saat dihubungi, dikutip dari Merdeka.com, Jumat 17 April 2020.
Arie kemudian langsung tancap gas bersama beberapa anggota polisi untuk mencari tahu keberadaan Bapak Ason. Usai didapatkan infonya, keluarga Bapak Ason ternyata tinggal di daerahh Batu Aji, Desa Gulung.
" Saya kunjungi langsung siang tadi, berangkat dan setelah sampai keadaanya cukup memprihatinkan dan handphone itu masih ada tetapi rusak yang dijual Rp10 ribu," kata dia.
Arie tidak bisa berkata banyak ketika ditanya. Menurut informasi, Bapak Ason telah tinggal lama di Batam dan harus menghidupi keluarga dengan 7 orang anak.
" Saya tak bisa beri apa-apa tadi. Karena mendadak, jadi ada (pemberian.red) ya, tetapi sedikit," lanjut dia.
Arie menceritakan, dua dari tujuh anak Ason yang sudah masuk usia remaja, seluruhnya putus sekolah. Pendidikan terakhir hanya sampai bangku SMP. Pilunya lagi, salah satu anaknya yang terbilang masih kecil adalah penyandang disabilitas.
Bapak Ason dulu berprofesi sebagai pekerja serabutan di bengkel las. Namun, kondisi fisiknya yang semakin melemah, sehingga ia sering sakit-sakitan dan muntah darah.
Penderitaan Ason menjadi lebih berat seiring pandemi Covid-19. Tidak ada yang mau mempekerjakannya untuk saat ini. Dia terpaksa di rumah saja dan tidak ada pemasukan untuk makan sehari-hari.
Bagaimana dengan sang istri. Istri Ason hanyalah seorang buruh cuci. Tidak banyak pemasukan di kala seperti ini.
Arie berharap Bapak Ason dan keluarga segera mendapat bantuan sosial tunai dari pemerintah seiring masa tanggap darurat penanganan covid-19. Sehingga, beban ekonomi keluarga Bapak Ason terbantu.
" Saya dengar akan ada bantuan dari pemerintah, taetapi sepertinya keluarga Bapak Ason belum terdata karena tempat tinggalnya ini dipinjamkan bukan atasnamanya, jadi saya berdoa semoga Bapak Ason bisa mendapat bantuan tersebut," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya