5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
(Sumber: Youtube.com/kapanlagicomvideo)
Dream - Dalam hidup manusia, kemunculan sebuah konflik yang kerap menghadirkan ketegangan dengan teman, kerabat, atau keluarga itu lumrah adanya. Kondisi tersebut sebenarnya tak perlu memunculkan kepanikan berlebihan. Sebaliknya, bila ada permasalahan apapun, harus diselesaikan dengan kepala dingin. Ingat, mengandalkan emosi tak akan pernah membawa kebaikan apapun.
Mengenai hal ini, pelajaran penting bisa dipetik dari Kapiler Indonesia saat mengarungi kompetisi inspiratif bertajuk The NextDev 2017 persembahan Telkomsel. Tim yang beranggotakan Dhika Pratama, Febrianto H. Pramono, dan Rizki Saputro itu terpilih sebagai salah satu peserta yang berhak mempresentasikan aplikasi bikinan mereka di babak Final Pitching. Namun sayang sebelum memasuki lokasi berlangsungnya acara, flashdisk di mana ketiganya menyimpan data presentasi tak ada di dalam tas.

Youtube.com/kapanlagicomvideo
Akhirnya, Dhika Pratama dan Febrianto H. Pramono harus terlibat cekcok. Dhika merasa kesal karena ia telah mengingatkan Febri berkali-kali agar mempersiapkan segala hal dengan disiplin, terlebih ketika hendak memasuki babak Final Pitching The NextDev 2017. Sedangkan Febri merasa telah melakukan itu dengan maksimal sehingga ia sedikit memberikan defend.
Di tengah perdebatan yang menegangkan itu, Rizki mencoba menengahi dengan mengingatkan kedua sahabatnya itu agar tetap tenang. Di suasana mendesak seperti itu, tak seharusnya konflik membuat tim mereka terpecah. Maka dari itu, ia menyarangkan untuk tetap menghadapi segala sesuatu dengan kepala dingin.

Youtube.com/kapanlagicomvideo
Selagi masih ada waktu, tim Kapiler Indonesia lantas memutuskan untuk kembali ke kamar dan mencari flashdisk yang dibutuhkan. Lantas, berhasilkah Dhika Pratama, Febrianto H. Pramono, dan Rizki Saputro merampungkan konflik yang melanda menjelang babak final pitching The NextDev 2017 ini? Temukan jawaban selengkapnya dalam video berikut!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?