Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Kilang Minyak
Dream - Dibalik anjloknya harga minyak dunia hingga lebih dari 50 persen ternyata terselip kabar menggembirakan. Penerbitan surat utang syariah diperkirakan bakal menjamur dengan kondisi ini.
Perkiraan ini muncul seiring negara-negara anggota Gulf Cooperation Council (GCC), yang mencari alternatif kompensasi keuntungan dari penurunan pendapatan.
Emad Mostaque dari Ecstrat Ltd memperkirakan, penerbitan sukuk di kawasan Teluk pada 2015 bakal melampuan pencapaian tahun ini yang menembus US$ 14,8 miliar.
John Sfakianakis dari Direktur Ashmore Group Ltd untuk Timur Tengah seperti dikutip Dream dari laman Bloomberg, Kamis, 18 Desember 2014, mengatakan, korporasi di negara-negara Teluk sengaja menerbitkan sukuk untuk membantu menjaga pencapaian target belanja, termasuk membiayai sejumlah proyek infrastruktur.
Dengan target belanja Saudi dan Qatar yang mencapai lebih dari US$ 700 miliar dalam tujuh tahun ke depan, penerbitan sukuk bakal mengkompensasi kerugian akibat penurunan harga minyak dunia.
Dana Moneter Internasional (IMF) sebelumnya mengingatkan negara-negara di Timur Tengah untuk menjaga keseimbangan anggarannya.
Enam anggota GCC merupakan anggota negara pengekspor minyak OPEC yang memasok kebutuhan dunia hingga 40 persen.
" Akan ada keseimbangan antara pengeluaran dan penerbian utang dalam rangka untuk menutupi kebutuhan modal dan pengeluaran," katanya.
" Sangat masuk akal jika berharap akan ada peningkatan penerbitan surat utang pada 2015 di kawasan ini," tambah Sfakianakis. (Iksm)
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane