Pertamina Hulu Energi Akuisisi PI 3 WK di Kaltim, Salah Satunya di Lokasi Temuan Cadangan Gas Raksasa Tahun 2023
Spa and Wellness Jadi Bagian dari Gaya Hidup Urban, Ini Manfaatnya bagi Tubuh dan Pikiran
Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A
Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
Bursa Efek Indonesia (merdeka.com)
Dream - Aksi beli minim pemodal asing tak menyurutkan langkah bursa saham nasional untuk tetap bertahan di zona hijau. Pasar cukup yakin dengan sentimen penguatan indeks saham yang terjadi di bursa Nikkei dan Hang Seng.
Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu, 11 Juni 2014, Indeks Saham Syariah Indonesia (IHSG) mencetak kenaikan 0,96 poin (0,59%) ke level 163,68.
Kenaikan ini dipicu menguatnya harga saham dari 104 efek syariah sementara 72 lainnya masih mengalami koreksi. Nilai transaksi perdagangan mencetak angka Rp 3,15 triliun dari perputaran 25,11 miliar saham.
Penguatan juga dialami oleh indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang menguat 3,8 poin (0,57%) ke level 672,98. Nilai transaksi saham keping biru syariah ini mencapai Rp 1,98 triliun.
Secara keseluruhan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 25,85 poin (0,52%) ke level 4.971,94. Penguatan jelang penutupan ini terjadi usai pemodal asing melakukan aksi beli dengan nett buy tipis Rp 68,1 miliar.
Berbeda dengan IHSG yang sempat terperosok masuk zona merah di pertengahan perdagangan, indeks ISSI juga nyaman bergerak di zona hijau. ISSI hanya sempat masuk level negatif dengan posisi terendah 162,68 pada sesi awal transaksi.
Nasib kurang beruntung justru dialami indeks saham bluechips JII. Indeks JII sempat beberapa kali terperok dan mencapai level terendah di 667,84.
" Kibasan star rally Pemilu Presiden sepertinya sudah dilakukan," ujar Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo.
Berikut adalah saham-saham bluechips syariah yang mencetak penguatan harga tertinggi (top gainer):
1. UNVR, menguat Rp 275 ke level 30.475 per saham
2. INTP, menguat Rp 175 ke level 30.825 per saham
3. AKRA, menguat Rp 125 ke level 4.520 per saham
4. ASII, menguat Rp 125 ke level 7.525 per saham
5. CPIN, menguat Rp 125 ke level 3.935 per saham
Advertisement

3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga


Spa and Wellness Jadi Bagian dari Gaya Hidup Urban, Ini Manfaatnya bagi Tubuh dan Pikiran

Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah