Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi IHSG
Dream - Bursa saham Indonesia mengawali perdagangan di awal pekan dengan hasil positif. Indeks langsung lompat ke zona hijau sekaligus kembali ke level 5.000 di Hari Pahlawan ini.
Kekuatan beli pemodal lokal mampu meredam aksi jual para investor asing. Positifnya laju sebagian besar bursa saham Asia menambah kepercayaan pelaku pasar.
Para pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 10 November 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 9,87 poin (0,2%) ke level 4.997,3.
Laju positif IHSG terus berlanjut di sesi pembukaan usai indeks kembali menguat 12,46 poin ke level 4.999,88. Tak butuh waktu lama bagi IHSG untuk kembali menembus level 5.000.
Penguatan kali ini ditopang kenaikan harga saham dari 23 emiten sementara 11 lainnya bergerak melemah.
Di awal pekan ini, volume transaksi perdagangan mencapai 42.705 lembara saham dengan dana bergulir hingga Rp 21,14 miliar.
Pemodal asing tampaknya belum berubah pikiran untuk melakukan aksi jual sahamnya. Hingga 10 menit perdagangan saham, asing membukukan nett sell hingga Rp 11 miliar.
Menguatnya laju IHSG berimbas positif pada pergerakan dua indeks saham syariah di BEI.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dibuka menguat 0,17 poin (0,11%) ke level 159,75 di sesi pra pembukaan. Laju ISSI makin bertenaga di sesi pembukaan usai kembali menguat 0,29 poin (0,18%) ke level 159,86.
Para pelaku pasar melakukan aksi jual beli terhadap 29.601 lembar saham dengan dana mencapai Rp 9,94 miliar
Aksi jual beli tersebut membuat 18 emiten syariah bergerak menguat sementara 10 lainnya masih tertinggal di zona merah.
Kenaikan lebih tinggi dialami saham-saham bluechips syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) mengawali perdagangan dengan menguat naik 1,55 (0,25%) ke level 655,63 di sesi pembukaan.
Dari kawasan Asia, sebagian besar laju indeks saham sudah beranjak ke zona hijau. Indeks Hang Seng tercatat dibuka menguat dan kini telah naik 1,85 persen. Begitu pula dengan Kospi Korea Selatan yang menguat 1,24 persen, dan Strait Times SIngapura 0,71 persen.
Hanya indeks Nikkei Jepang yang masih melemah 0,74 persen ke level 16.755.
Di pasar keuangan, laju rupiah juga mulai sedikit menguat meski masih di atas level 12 ribu. Kurs rupiah yang dibuka melemah, saat ini sudah menguat 35 poin (0,29%) ke level 12.135 per dolar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya