10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Dream - Dalam 35 kebijakan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) terkait stimulus perekonomian, OJK mengeluarkan kebijakan pengembangan obligasi daerah dalam rangka mendukung program pemerintah terkait pembangunan infrastruktur.
" Obligasi daerah sudah kita dorong cukup lama, ini bukan kebijakan baru. Namun, karena masih ada isu, kita sudah bicarakan dengan Kemenkeu, Kemendagri, dan BPK untuk menyelesaikan isu itu," ujar Kepala Eksekutif Pasar Modal OJK Nurhaida di Jakarta.
Wakil Menteri Keuangan yang sekaligus menjabat Anggota Dewan Komisioner OJK ex-officio, Mardiasmo menyatakan telah melakukan pembicaraan dengan pihak terkait termasuk Kepala Daerah agar penerbitan obligasi daerah ini tidak mengalami masalah di kemudian hari.
" Harus ada aspek prudential biar tidak default. Namun, dari sisi regulator sudah setuju, pihak OJK tampaknya sudah siap, pihak Kemendagri tinggal tunggu rekomendasi, BPK tinggal dimatangkan," ujar Mardiasmo.
Menurut Mardiasmo, saat ini sudah ada beberapa daerah yang telah siap, seperti Jawa Barat dan Balikpapan. Namun, pihaknya akan kembali melakukan pengamatan mengenai kesiapan daerah tersebut secara lebih terperinci sebelum memberikan izin penerbitan.
" Jawa Barat lebih siap, tetapi kita akan ke sana lagi untuk memeriksa kesiapannya, bagaimana pemberian imbal hasilnya, aset penjaminnya bagaimana, apakah menghasilkan atau tidak, dan apakah obligasi ini sudah masuk APBD sebagai sumber pembiayaan," jelasnya.
Mardiasmo mengharapkan penerbitan obligasi daerah ini bisa terealisasi secepatnya setelah tertunda bertahun-tahun.
" Kita harap awal Agustus kepastiannya final, jadi paling lambat tahun depan sudah pecah telur," tandasnya. (Ism)
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli