Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A
Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi
Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya
Konsul Jenderal R.I Jeddah Menyerahkan Primaduta Award Kepada Said Bawazir Tarding Company (SBTC) (Foto: Istimewa)
Dream - Importir produk Indonesia untuk Arab Saudi, Mizanain Marketing and Trading mendapatkan penghargaan Duta Niaga Award dari KJRI Jeddah. Mizanain merupakan importir yang mengenalkan balsam khas Indonesia semisal Balsem Cap Lang dan Balsem Gosok Geliga ke konsumen Arab Saudi.
Selain memberikan penghargaan, KJRI Jeddah juga menyampaikan piala Primaduta yang diserahkan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat Trade Expo Indonesia ke 32 di BSD, Serpong, Tangerang pada 11 Oktober 2017.
Perusahaan importir Arab Saudi yang mendapatkan penganugerahan Primaduta yaitu Abdul Latif Jamil untuk kategori Industri Manufactur dan Said Bawazer Trading Company (SBTC) untuk kategori Industri makanan dan minuman.
" Acara penganugerahan Primaduta dan Duta Niaga menjadi tradisi KJRI Jeddah untuk mengapresiasi dan meningkatkan jalinan kerjasama ekonomi dan perdagangan kedua negara," kata Konsul Jenderal RI Jeddah, M Hery Saripudin, melalui keterangan resmi kepada Dream, Selasa, 13 Desember 2017.

Sementara itu Vice Chairman Jeddah Chamber of Commerce and Industry, Ziyad Basal al Basam mengapresiasi penghargaan tersebut. Ziyad ingin kerja sama Indonesia-Arab Saudi tidak hanya sebatas ekonomi dan perdagangan semata.
" Namun hubungan di berbagai sektor baik investasi, pariwisata, dan sektor-sektor lainnya," ucap Ziyad.
Berdasarakan data Statistik Perdagangan Kementerian Perdagangan, total perdagangan Indonesia-Arab Saudi selama periode Januari hingga September 2017 mencapai US$ 3,33 miliar, setara Rp44 triliun, atau mengalami kenaikan 9,64 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2016 yang mencapai US$ 3,04 miliar, setara Rp 41 triliun.
Kepala ITPC Jeddah Gunawan mengatakan ekspor non-migas ke Arab Saudi sampai September 2017 tercatat sebesar US$ 1,079 miliar, atau setara Rp14,6 triliun. Naik sebesar 5,58 persen dibandingkan perionde yang sama pada 2016 yang bernilai US$ 1,022 miliar, setara Rp13,8 triliun.
Total ekspor non-migas Indonesia ini hanya mensupplai kebutuhan 12,80 persen total import Arab Saudi pada periode yang sama pada September 2017.
Advertisement
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai

Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane


3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga

Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah

5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula

Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A