Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sektor Kesehatan Diyakini Bisa Memulihkan Perekonomian Di Tengah Pandemi COVID-19. (Foto: Shutterstock)
Dream – Perekonomian Indonesia diyakini bisa bangkit dengan gencarnya upaya pemuluhan di sektor kesehatan (healthcare system). Pemerintah dan semua pihak memperhatikan serius untuk sektor kesehatan, terutama program vaksinasi COVID-19.
“ Sektor kesehatan merupakan tonggak pemulihan ekonomi dan masyarakat ingin sektor ekonomi bangkit,” kata Head of Marketing, Brand, and Customer Experience CIMB Niaga, Toni Darusman pada konferensi pers Forum Indonesia Bangkit, Kamis 1 April 2021.
Toni mengatakan keberhasilan vaksinasi harus diiringi dengan disiplin dalam penerapan protokol kesehatan oleh seluruh masyarakat. Ini menjadi salah satu faktor kunci untuk mengembalikan aktivitas dan produktivitas nasional. Dengan begitu, pemulihan ekonomi dapat segera tercapai.

Ikut menggerakkan semangat kebagkita, PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) berinisiatif menyelenggarakan rangkaian Forum Indonesia Bangkit. Melalui kegiatan ini, ungkap Toni, CIMB Niaga menyiapkan ruang virtual bagi nasabah dan masyarakat untuk memperoleh informasi terbaru, perkembangan terkini, dan insight yang relevan dengan sektor usaha masing-masing.
orum ini diyakini bisa menjadi pedoman, inspirasi, dan meningkatkan optimisme untuk menentukan arah bisnis ke depan dalam mendukung percepatan pemulihan ekonomi.
“ Hal ini diharapkan dapat membangun optimisme nasabah dan masyarakat untuk menentukan arah bisnis ke depan dalam mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional,” kata dia.
Sekadar informasi, acara ini dilaksanakan pada 6 April 2021. Bank itu mengusung tema “ Strategi Sektor Kesehatan untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi”. Forum Indonesia Bangkit pertama akan menghadirkan nara sumber utama.
Acara akan dibuka oleh Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M. Siahaan, yang akan menyampaikan upaya-upaya perbankan dalam mengatasi dampak pandemi khususnya dari sisi ekonomi. Perbankan akan terus mendukung pemerintah dalam membangun optimisme para pelaku usaha dan masyarakat agar bisa memanfaatkan momentum pemulihan ekonomi melalui berbagai stimulus yang telah dikeluarkan pemerintah.
Selanjutnya, forum ini juga mendapatkan kehormatan dengan kehadiran Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) K.H. Ma’ruf Amin yang menyampaikan keynote speech tentang pentingnya kesiapan dunia usaha untuk berperan aktif dalam pemulihan ekonomi nasional yang diyakini mulai dirasakan pada 2021 dan semakin membaik di tahun-tahun mendatang.
Perhatian serius pemerintah terhadap penanganan pandemi dari sisi kesehatan akan dipaparkan lebih lanjut oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) Budi Gunadi Sadikin. Strategi yang solid dan upaya bersama dalam membangun sektor kesehatan dapat menghasilkan masyarakat yang sehat dan produktif. Diyakini, kesehatan selalu berkorelasi dengan ekonomi.
“ Kita mengapresiasi pemerintah dan para pejuang kesehatan yang telah bekerja keras mengatasi pandemi, salah satunya melalui program vaksinasi yang saat ini sedang berlangsung secara nasional dan bertahap. Keberhasilan program ini akan menjadi faktor penentu dalam menggerakkan kembali roda perekonomian kita,” kata Toni.
Kolaborasi dari semua pihak mutlak diperlukan. Oleh karenanya, dalam forum ini juga hadir para nara sumber utama dari sektor kesehatan, ritel, dan properti, yaitu CEO PT Siloam International Hospitals Tbk Caroline Riady, Presiden Direktur PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) Tbk Anggara Hans Prawira, dan Managing Director Sinar Mas Land Alim Gunadi.
Ketiganya akan berbagi pandangan dan menyampaikan perkembangan terkini baik dari sisi strategi meningkatkan public health, maupun indikator pertumbuhan sektor ritel dan properti yang mulai bangkit sejalan dengan berangsur pulihnya aktivitas masyarakat dan kegiatan ekonomi.
“ Kehadiran para narasumber mewakili unsur pemerintah dan swasta tersebut menjadi bukti bahwa sebagai bangsa yang besar, semangat gotong royong dalam memikul beban bersama masih terus menyala,” kata Toni
Seperti diketahui, Forum Indonesia Bangkit digagas sebagai platform diskusi virtual yang mempertemukan para pengambil kebijakan, pakar dari berbagai bidang, dan nasabah CIMB Niaga. Kegiatan ini akan dilaksanakan sepanjang 2021 dengan beragam topik seperti Usaha Kecil dan Menengah, Syariah, digital transformation, dan economic outlook. CIMB Niaga membantu nasabah dan masyarakat memperoleh informasi terbaru, perkembangan terkini, dan insight yang relevan dengan sektor usaha masing-masing, sehingga dapat menjadi pedoman, inspirasi, dan meningkatkan optimisme untuk menentukan arah bisnis ke depan.
“ Tantangan sebesar apapun bisa diselesaikan dan Indonesia akan menjadi bangsa yang lebih tangguh ke depan,” ujar dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya