Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Dream - Pengamat ekonomi syariah Gunawan Yasni menilai portofolio sukuk yang dikeluarkan pemerintah maupun perusahaan di Indonesia cukup baik dibandingkan dengan sukuk yang dikeluarkan negara dengan sistem keuangan terkuat, Malaysia.
Gunawan menyebutkan kepemilikan sukuk di Indonesia lebih variatif, meski secara kuantitas jumlahnya lebih kecil dari yang telah dikeluarkan negeri jiran Indonesia tersebut.
" Sukuk kita sudah cukup baik. Sukuk Malaysia itu cuma dibeli pemerintah dan BUMN, bandingkan dengan sukuk kita, masyarakat yang beli. Ini tandanya sukuk kita jauh diminati, anggap secara jumlah tidak besar, tapi sebarannya lebih variatif," ujarnya kepada Dream.co.id, Selasa, 11 November 2014.
Menurut Gunawan, pembeli sukuk yang variatif inilah yang sesuai dengan keutamaan sukuk yaitu memberikan kemaslahatan bagi masyarakat.
" Untuk apa kalau dikeluarkan sukuk tapi yang beli hanya pemerintah dan BUMN-nya, kalau di Indonesia kan masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam pembangunan," tandanya.
Sebagai informasi, pada kuartal akhir tahun ini, penerbitan sukuk negara atau SBSN (Surat Berharga Syariah Negara) telah memenuhi target pembiayaan dalam APBN 2014. Berdasarkan data dari Kementerian Keuangan, pemerintah menyerap dana sebesar Rp 1,49 triliun dari lelang tiga seri Sukuk Negara atau SBSN dari total penawaran yang masuk sebesar Rp3,56 triliun lebih.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil


Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?