Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
OJK Tidak Akan Mengubah Kriteria Saham Syariah.
Dream – Sistem penyaringan (screening) saham syariah di bursa Indonesia terbilang longgar dibandingkan dengan bursa luar negeri, misalnya Dow Jones, Amerika Serikat. Salah satunya, rasio pendapatan non halal dan rasio utang di bursa Indonesia lebih tinggi daripada aturan bursa Amerika.
Supaya tergolong saham syariah, rasio pendapatan non halal emiten maksimal 10 persen dan rasio utang konvensional tak boleh lebih dari 45 persen. Kalau di Amerika, rasio utang emiten harus di bawah 33 persen dan pendapatan non halal di bawah 5 persen jika ingin termasuk ke dalam daftar efek syariah.
Meskipun aturan screening di bursa Indonesia terbilang longgar, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan tidak akan mengubah aturan tersebut.
“ Sementara ini, belum diubah. Aturannya masih sama,” kata Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal OJK, Sardjito, ditulis di Jakarta, Selasa 29 November 2016.
Direktur Pengawas Pasar Modal Syariah OJK, Fadilah Kartikasasi, menambahkan otoritas keuangan ini mempertimbangkan jumlah saham syariah yang akan berkurang drastis jika kriteria saham syariah diperketat.
Fadilah menegaskan lembaganya telah melakukan simulasi jika persyaratan saham syariah diperketat. “ Ketika diterapkan 30 sekian persen, ternyata banyak yang keluar,” kata dia di tempat yang sama.
Fadilah mengatakan perusahaan-perusahaan yang “ terlempar” dalam simulasi ini justru merupakan portofolio produk keuangan syariah, misalnya reksa dana.
“ Industri kita terguncang. Artinya, industri kita belum siap,” kata dia.(Sah)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya