Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Shutterstock
Dream - Sebagai sumber energi universal, salah satu fungsi penting glukosa adalah menjaga kadar gula darah dan menyediakan energi yang dibutuhkan tubuh sepanjang hari. Ketika menyebut glukosa kita akan selalu mengaitkannya dengan makanan yang mengandung karbohidrat.
Setiap makanan yang kita makan menentukan bagaimana tubuh memproduksi dan menggunakan glukosa setiap hari. Glukosa masuk ke dalam tubuh dalam tiga bentuk yakni galaktosa dan fruktosa (monosakarida), laktosa dan sukrosa (disakarida), dan pati (polisakarida).
Glukosa dalam darah juga dapat diperoleh dari pemecahan lemak dan protein melalui proses glukoneogenesis. Simak beberapa manfaat glukosa dan mengapa penting bagi tubuh.

Glukosa adalah sumber energi utama bagi otak manusia, kata sebuah penelitian. Otak manusia yang sehat menuntut energi yang tinggi, sehingga membutuhkan pengiriman glukosa terus menerus dari darah.
Metabolisme glukosa memicu fungsi fisiologis otak dengan memproduksi ATP (sumber energi pada tingkat sel) yang berfungsi sebagai dasar untuk pemeliharaan sel saraf dan non-saraf serta produksi neurotransmiter.

Otot rangka menyumbang 30-40 persen dari total berat badan dan menyimpan glukosa dalam bentuk glikogen. Menurut sebuah penelitian, sebagian besar glikogen dalam tubuh disimpan dalam otot rangka (sekitar 500 g), yang dengan cepat dipecah untuk memasok energi selama aktivitas fisik.
Penipisan glukosa di otot rangka selama latihan berkepanjangan dapat menyebabkan kelelahan atau kelemahan mendadak.
Glukosa adalah gula sederhana yang mudah diserap oleh darah, sedangkan karbohidrat lain harus dipecah terlebih dahulu menjadi glukosa sebelum diserap.
Inilah alasan mengapa konsumsi makanan seperti madu, jus buah, jagung manis, yang secara alami kaya akan glukosa, dapat membantu memberikan energi instan.
(Source: Boldsky)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam