Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (sumber: Dietdoctor.com)
Dream - Beberapa orangtua seringkali merasa anaknya mengalami kegemukan dan harus menjalani diet. Namun banyak yang lupa, orang tua harus berkonsultasi dahulu dengan dokter anak atau dokter gizi sebelum meminta anak berdiet.
Di masa pertumbuhannya, anak memang masih butuh banyak asupan nutrisi untuk tumbuh kembangnya. Diet tanpa memperhatikan asupan nutrisi secara detail, bisa berdampak negatif pada perkembangannya.
Jadi, sebelum mengubah pola makan, atau mengurangi porsi makan anak, berkonsultasilah dulu dengan ahlinya. Nantinya dokter akan memeriksa kondisi anak secara keseluruhan, mulai dari tinggi, berat badan, kadar lemak hingga pemeriksaan darah. Dari hasil pemeriksaan tersebut dokter akan memberi rekomendasi, bisa berupa mengatur menu makanan atau aktivitas fisik yang harus dilakukan anak.
"Obesitas pada anak memang sangat mengkhawatirkan orangtua, tetapi jangan pernah memaksa anak menjalani diet atau memberlakukan diet pada anak tanpa berkonsultasi dulu dengan dokter," kata Tamara Melton, ahli gizi dari Georgia State University.
Melton mengungkap, penanganan anak obesitas juga harus dilihat dari cara hidup dan pola makan keluarga. Bisa jadi kebiasaan makan tidak sehat di keluarga jadi pemicunya atau anak kesepian dan mencari pelarian dalam makanan.
"Konsultasi psikologis menyeluruh juga dibutuhkan untuk mengetahui pemicu obesitas pada anak. Diet tak bisa asal diberikan, orangtua dan anggota keluarga lain juga harus terlibat penuh," ujar Melton.
Sebelum terjadi obesitas terjadi, sebaiknya pola makan sehat harus dibentuk dalam keluarga. Melakukan olahraga bersama juga harus diperkenalkan sejak dini. Jangan harap anak akan suka berolahraga jika orangtuanya tak pernah mencontohkan.
Begitu juga dalam hal makanan. Sebaiknya, jangan sediakan banyak makanan atau minuman berkalori tinggi di rumah. Isilah kulkas dengan buah-buahan segar dan cemilan rendah kalori. Ingatlah, kebiasaan hidup sehat harus dibiasakan sedari kecil agar anak terhindar dari obesitas.(Sah)
(Sumber: WebMD)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
