Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Untuk sebagian orang, libur panjang menjelang tahun baru identik dengan camilan manis dan kue-kue yang tinggi kalori. Hal tersebut bisa jadi pemicu bertambahnya berat badan di musim liburan.
Menghindari hal itu, dikutip dari Health, mulailah menyiapkan bahan makanan sehat agar liburan tetap bisa menyenangkan tanpa khawatir jarum timbangan bergerak ke angka yang lebih besar.
1. Ubi atau Kentang
Kedua makanan ini banyak terkandung vitamin A, kalium, B6 dan serat makanan. Membuatnya makanan lezat dan sehat bisa menggunakan bahan ini dengan dipanggang atau direbus.
Selain itu bisa juga dibuat sebagai bahan utama membuat kue. Namun saat membuatnya perhatikan kandungan gula dan menteganya, jangan terlalu melebihi porsi.
2. Kalkun
Unggas ini memiliki kandungan asam float, vitamin B, seng dan kalium. Untuk penderita kolesterol dapat memilih kalkun sebagai hidangan di natal dan tahun baru. Selain mengandung kolesterol yang rendah, kalkun juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melindungi dari kanker. Hidangkan kalkun tanpa kulit agar kalorinya tetap terjaga.
3. Buah Delima
Buah ini mengandung antioksidan yang tinggi. Delima dapat dimanfaatkan sebagai minuman menyegarkan atau ditambahkan di salad untuk mendapatkan nutrisi penting dan juga mineral. Memulai liburan dengan mengonsumsi jus delima meningkatkan suasana hati yang baik.
4. Labu
Buah yang biasa digunakan saat halowen ini kaya akan serat dan beta karoten. Labu memiliki kadar air yang cukup atau lembab sehingga tidak perlu dicampurkan bahan yang tidak sehat lainnya. Pie labu bisa dipilih sebagai hidangan lezat yang menyehatkan di musim libur natal dan tahun baru.
5. Roti Gandum
Kandungan serat di roti gandum lebih tinggi dibandingkan roti putih. Serat ini dapat membantu saluran pencernaan dan mengurangi risiko penyakit jantung. Jangan ragu untuk menikmatinya saat liburan, ayo mulai sadar kesehatan dari sekarang. (Ism)
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

Kadar Oksigen di Laut, Sungai, dan Danau Terus Menurun, Ilmuwan Peringatkan Ancaman bagi Kehidupan

Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?
