5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Sejumlah Bus Yang Disiapkan Untuk Mengantarkan Jemaah Haji Dari Madinah Ke Mekah (Foto: MCH)
Dream - Jemaah haji di Madinah mulai diberangkatkan ke Mekah pada Kamis besok, 26 Juli 2018. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi sudah menyiapkan 1.400 unit bus untuk mengantarkan jemaah haji.
Kabid Transportasi PPIH Arab Saudi, Subhan Cholid, mengatakan ada 168 armada yang akan mengangkut para jemaah per harinya.
" Pada hari pertama itu, kita akan memberangkatkan jemaah dari Madinah sebanyak 18 kloter," ujar Subhan, di Kilometer 9, Madinah, Selasa 24 Juli 2018.

Subhan mengatakan kesiapan transportasi untuk pemberangkatan jemaah haji sudah mencapai 95 persen. Lima persen sisanya ialah kesiapan jemaah untuk berangkat ke Mekah.
Sementara soal keamanan, Subhan sudah berkoordinasi dengan organda Arab Saudi. " Hari ini kita cek dan Alhamdulillah semunya sudah siap," ujar dia.
Untuk transportasi haji dari Madinah ke Mekah, tahun ini PPIH Arab Saudi mengontrak tujuh syarikah. Sebagai bentuk pengawasan, syarikah memasang Global Position System (GPS) pada setiap bus.

Direktur Syarikah Cabang Madinah, Ishom Syirah, mengatakan telah menggunakan pelacak GPS sejak dua tahun terakhir. " Jadi bisa terpantau," ujar Ishom.
Kasi Transportasi Daker Madinah, Sri Darfatihati, mengatakan PPIH Arab Saudi diberi izin untuk mengakses perjalanan bus tersebut. " Pengendalian GPS ada di Mekah," ujar dia.
Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?