5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Kasie Katering Daker Madinah, Dewi Gustika Rini (MCH)
Dream – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daker Madinah memiliki catatan terhaadp perusahaan katering penyedia makanan untuk jemaah haji. Catatan itu diperoleh setelah melakukan evaluasi terhadap 15 perusahaan penyedia katering.
" Selama pelaksanaan pelayanan itu kita melaksanakan pengawasan dan penilaian setiap perusahaan," ujar Kasie Katering Daker Madinah, Dewi Gustika Rini, di Madinah, Kamis 9 Agustus 2018.
Beberapa evaluasi yang jadi sorotan Dewi yaitu proses pengolahan makanan, distribusi, bobot makanan, hingga citarasa masakan.
" Serta ketidaksesuaian menu, dimana jika ada perubahan menu atau ketidaksesuaian menu di dalam kontrak itu bilamana ada perubahan dia harus memberikan secara tertulis," ucap dia.
Sementara itu, cita rasa Indonesia yang ditawarkan kepada jemaah merupakan fokus lain. Dewi mengatakan, untuk citarasa Nusantara sedikit banyak dapat dijamin karena bumbu-bumbunya diimpor langsung dari Indonesia.
" Jadi sampai dengan kita mencoba, meal test setiap sampel yang kita ambil. Itu kita coba kesusuaian rasa, kematangan," ucap dia.
Dewi mengatakan, dari 15 perusahaan yang dievaluasi terdapat sekitar lima perusahaan yang kerap mendapat teguran. Teguran yang disampaikan, kata dia, masih dalam taraf wajar.
" Rata-rata ada (katering) yang baru, tapi ada juga yang lama," ucap dia.
Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?