5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Jemaah Haji Melaksanakan Sholat Sunah Di Bandara Jeddah (Foto: MCH)
Dream - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) membentuk tim khusus untuk membongkar praktik penipuan yang menimpa jemaah asal Indonesia. Tim ini melakukan 'operasi senyap' untuk membekuk para pelaku penipuan itu.
" Kami adakan operasi senyap untuk menangkap para pelaku," kata Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Mekah, Endang Jumali, Kamis 2 Agustus 2018.
Menurut Endang, tim khusus ini beroperasi di sekitar Masjidil Haram. " Tim itu akan melakukan investigasi," ucap dia.
Berdasar investigasi itu, tim khusus mengetahui modus operandi para pelaku penipuan terhadap para jemaah ini. Salah satunya berpura-pura menawarkan bantuan.
Menurut Endang, para pelaku kerap berkamuflase menggunakan seragam petugas haji. " Padahal, itu seragam tahun-tahun sebelumnya," ujar dia.
Setiap tahun, PPIH Arab Saudi selalu mengganti seragam petugas haji. Setiap petugas selalu mendapat Id Card (kartu identitas) yang harus dikenakan selama bertugas.
Endang mengatakan, para penipu juga ada yang mengenakan gelang haji bikinan tahun lalu. " Karena itu, sosialisasi ke jemaah sangat penting. Jemaah harus mengenali ciri-ciri petugas yang legal dan tidak," ucap dia.
Agar kasus penipuan tak terulang, PPIH menempatkan petugas di setiap hotel jemaah haji. Selain membantu jemaah, petugas itu bertugas mencegah masuknya penyusup ke hotel dengan modus mengaku sebagai kerabat jemaah haji.
Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?