5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Menag Lukman Saat Menuju Masjidil Haram (Foto: MCH)
Dream - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin rupanya punya gaya cukup unik soal berpakaian. Dia bahkan memilih item fashion yang menunjukkan kecintaannya pada budaya Indonesia.
Seperti ketika menuju Masjidil Haram pada Selasa kemarin waktu setempat. Lukman mengenakan kopiah hitam, baju koko putih, dipadu sarung batik dan sandal selop khas Jawa.
" Bangsa Indonesia biasa memakai kopiah karena ini tidak hanya identitas Muslim tapi juga bangsa. Bung Karno mengatakan ini ciri nasionalisme kita Indonesia bisa dikenali dari kopiahnya," kata Lukman.
Lukman menjelaskan sengaja mengenakan sarung batik sebagai bentuk penghargaan terhadap karya anak bangsa. Sarung itu sekaligus menunjukkan kecintaannya kepada Indonesia.
" Sarung batik juga khas Indonesia, jadi kita harus bangga menunjukkan ke-Indonesiaan kita meski berada di negeri orang," ucap dia.
Lukman mengaku punya koleksi puluhan sarung batik dengan harga yang bervariasi. Dia membuat sarung itu dari kain batik, atau dikenal masyarakat Jawa dengan sebutan jarik.
" Ini jarik. Kain batik. Kalau (batik) tulis sulit menemukan dalam bentuk sarung. Jadi jarik saya jahit menjadi sarung," ujar dia.
Lukman juga tidak sembarangan mengoleksi batik. Dia kerap harus memastikan jenis motif dari batik yang dibelinya.
" Ini harus ditanyakan, batik apa yang saya pakai," kata dia.
Tidak hanya itu, Lukman mengatakan sandal selop yang dia pakai juga khas Indonesia. Meski harus berjalan jauh dengan selop itu, dia mengaku tidak mengalami lecet kaki.
" Alhamdulillah tak ada masalah. Saya biasa pakai selop," ujar dia.
Lebih lanjut, Lukman berharap gaya busananya dapat menjadi sarana untuk menunjukkan kekayaan budaya Indonesia di dunia. " Mudah-mudahan dengan apa yang saya kenakan masyarakat dunia bisa lebih mengenali Indonesia," ujar dia.
Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?