5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Dream - Bus sholat lima waktu (sholawat) telah bertahun-tahun menopang kebutuhan jemaah haji untuk beribadah di Mekah. Bus itu menyokong perjalanan pergi-pulang jemaah dari halte terdekat hotel ke Masjidil Haram selama 24 jam.
Salah satu sopir bus sholawat itu bernama Ahmad Dawan. Lelaki asal Tulungagung, Jawa Timur, itu telah mengabdikan diri sebagai sopir bus sholawat selama delapan tahun.
Selama masa tugasnya, Ahmad punya pengalaman dan pandangan terhadap perilaku jemaah haji. Jemaah haji Indonesia, kata dia, lebih sopan ketimbang jemaah haji dari negara lain.
" Jemaah Indonesia nurut dan tidak banyak permintaan," ucap Ahmad Ahmad di Mekah, Senin 30 Juli 2018.
Selain mampu mengamati perilaku jemaah, Ahmad bangga dapat menjadi bagian pelayanan terhadap jemaah haji.
" Suka duka pasti ada, sukanya adalah bisa mengantarkan jemaah haji Indonesia ke Masjidil Haram," kata dia.
Meski demikian, Ahmad Dawam juga merasakan pengalaman pahit saat mendapati jemaah haji bukan dari Indonesia. Jemaah dari negara lain selalu minta bus buru-buru berangkat.
" Padahal rekannya masih di jalan, akan masuk ke bus. Saya harus sabar," kata dia.
Selama musim haji ini, Ahmad tak akan kerja sendiri. Selain sopir rekrutan dari WNI, beberapa imigran dari Pakistan, India, dan Sudan, turut serta.
Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?